Tautan-tautan Akses

Pasukan AS akan Tetap Tinggal di Afghanistan


Presiden baru Afghanistan, Ashraf Ghani akan menandatangani perjanjian keamanan baru dengan AS, Selasa 30/9 (foto: dok).

Presiden baru Afghanistan, Ashraf Ghani akan menandatangani perjanjian keamanan baru dengan AS, Selasa 30/9 (foto: dok).

Pasukan AS diperkirakan akan tinggal di Afghanistan melampaui akhir tahun ini, menurut kesepakatan yang akan ditandatangani Presiden baru Ashraf Ghani hari Selasa (30/9).

Seorang pejabat Amerika mengatakan pasukan Amerika akan tinggal di Afghanistan melampaui akhir tahun ini, menurut kesepakatan yang akan ditandatangani hari Selasa (30/9) ini di bawah presiden negara itu yang baru dilantik.

Perjanjian keamanan itu akan memungkinkan sekitar 10.000 tentara untuk tinggal ketika misi tempur internasional berakhir 31 Desember.

Perkembangan itu terjadi hari Senin ketika Ashraf Ghani secara resmi mengambil alih posisi presiden sebelumnya Hamid Karzai.

Di bawah pengamanan ketat, delegasi dari seluruh dunia bergabung dengan para pemimpin politik dan tokoh agama Afghanistan dalam upacara pelantikan hari Senin itu, yang diadakan di istana kepresidenan di Kabul.

Saingan Pemilu Abdullah Abdullah juga dilantik sebagai kepala eksekutif baru negara itu dalam kesepakatan pembagian kekuasaan yang dicapai setelah krisis pasca pemilu selama berbulan-bulan.

XS
SM
MD
LG