Tautan-tautan Akses

Pasca Teror Jakarta, Negara-Negara Sahabat Tawarkan Bantuan untuk Indonesia


Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: VOA/Andylala)

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: VOA/Andylala)

Juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir mengatakan, ada travel advice yang dikeluarkan beberapa negara kepada warganya yang sedang ada di Indonesia.

Peristiwa serangan bom dan penembakan yang dilakukan kelompok teroris di kafe Starbucks dan pos polisi Jalan MH Thamrin Jakarta Kamis (14/1), mendapat perhatian dunia. Beberapa negara sahabat menawarkan bantuannya kepada Pemerintah Indonesia dalam penanganan kelompok teroris. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan di kantor Kemenkopolhukam Jakarta Jum’at (15/1) mengatakan, tawaran itu disampaikan langsung kepada Pemerintah Indonesia, sebagai bentuk solidaritas bersama dalam melawan aksi kelompok teroris.

"Tadi negara-negara yang berhubungan baik dengan kami, mengontak saya memberitahu saya ingin membantu," kata Luhut.

Tawaran bantuan dari negara sahabat juga diperoleh pihak kementerian luar negeri Republik Indonesia. Juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir di kantor kemenlu menjelaskan negara-negara yang telah menawarkan bantuan antara lain Australia, Inggris, Malaysia, Singapura dan Norwegia.

Arrmanatha mengatakan, "Tawaran sudah ada dari beberapa negara. Tadi barusan kita dapat informasi dari beberapa negara sahabat kita seperti dari Australia dan Inggris juga sudah menawarkan apabila perlu bantuan."

Arrmanatha menambahkan, bentuk tawaran bantuan yang dimaksud masih bersifat umum karena tergantung dari kebutuhan lapangan terkait penanganan terorisme.

"Tapi itu nanti tergantung kebutuhan di pihak kepolisian yang tahu apabila bantuan diperlukan. Kepolisian kan punya kemampuan yang cukup bagus.Jadi saya tidak tahu apakah memang dibutuhkan atau tidak," ujarnya.

Menurut Arrmanatha, selain menawarkan bantuan negara-negara itu juga menyampaikan simpatinya atas peristiwa serangan teror bom dan penembakan di Jakarta. Hal ini membuktikan Indonesia tidak sendirian dalam memerangi terorisme.

Travel Advice dari Negara Sahabat

Sementara itu terkait dengan peringatan dari negara-negara sahabat kepada warga masing-masing atas kejadian terorisme di Indonesia, Arrmanatha memastikan hingga kini yang ada baru bersifat himbauan (travel advice).

"Ada beberapa negara yang sudah membuat travel advice ya seperti Australia, Amerika Serikat, Inggris, Switzerland dan beberapa negara Eropa. Itu yang sudah mengeluarkan travel advice," katanya.

Ia menambahkan Pemerintah Indonesia memahami adanya travel advice dari negara-negara itu, karena hal itu sangat wajar jika ada sebuah peristiwa terorisme yang terjadi di suatu negara. Arrmanatha juga memastikan hingga kini belum ada negara sahabat yang mengeluarkan larangan bepergian bagi warganya (travel warning).

"Sampai saat ini kita sudah mengecek berbagai web site maupun dari kedutaan dan kementerian luar negeri negara sahabat kita, memang umumnya mereka mengeluarkan travel advice untuk menyampaikan kepada warga negaranya agar lebih waspada. Namun kita belum melihat adanya travel warning atau travel ban ya. Ini sebetulnya seperti yang kita lakukan apabila terjadi serangan teroris di suatu negara, kita memberikan travel advice kepada warga kita untuk lebih hati-hati," ujar Arrmanatha.

Sebelumnya beredar kabar adanya peringatan dari pemerintah Amerika Serikat kepada warganya yang ada di Indonesia untuk mewaspadai sekitar wilayah perbelanjaan Sarinah di Jalan MH Thamrin Jakarta. Peringatan itu dikabarkan dikirim pada pagi sebelum peristiwa serangan teroris itu terjadi.

Menanggapi hal itu Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan membantah adanya peringatan dari salah satu negara sahabat bahwa akan ada serangan teror di Jakarta.

Luhut mengatakan, "Bahwa sudah ada informasi pagi ini, itu sama sekali tidak ada !! Tidak ada satupun negara yang mengatakan pagi mereka sudah tahu akan ada kejadian ini." [aw/lt]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG