Tautan-tautan Akses

Pasca Serangan Pisau, Polisi Yerusalem Bunuh Warga Palestina


Seorang demonstran Palestina melemparkan kembali gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Israel dalam bentrokan akibat ketegangan di Masjid al-Aqsa, Yerusalem, di desa Budrus dekat Ramallah, 2 Oktober 2015.

Seorang demonstran Palestina melemparkan kembali gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Israel dalam bentrokan akibat ketegangan di Masjid al-Aqsa, Yerusalem, di desa Budrus dekat Ramallah, 2 Oktober 2015.

Polisi Israel hari Sabtu (3/10) di Kota Tua Yerusalem menembak tewas seorang laki-laki Palestina yang menikam tewas dua orang Israel. Seorang perempuan dan seorang anak balita juga terluka dalam serangan itu.

Kepala polisi Yerusalem Moshe Edri mengatakan suami, istri dan anak itu sedang berjalan di dekat kompleks Masjid al-Aqsa ketika ditikam beberapa kali. Seorang laki-laki lain di dekat mereka juga tewas dalam serangan itu. Ibu dan anak itu dirawat di rumah sakit Sabtu malam. Pihak berwenang menggambarkan perempuan itu dalam kondisi serius sedangkan anak tersebut luka ringan.

Menurut juru bicara polisi, penyerang yang kemudian diidentifikasi sebagai Mohamad Hallabi, usia 19 tahun, dari Tepi Barat, mengambil pistol dari salah seorang korbannya dan menembaki polisi dan turis di dekatnya sebelum dibunuh.

Kelompok militan Palestina, Jihad Islam, mengatakan penyerang itu adalah anggotanya.

Serangan hari Sabtu itu terjadi dua hari setelah pasangan Israel dan empat anak mereka ditembak mati di Tepi Barat yang diduduki. [ka]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG