Tautan-tautan Akses

AS

Pasar Lapangan Kerja AS Membaik, Ekonomi Belum Pulih


Spanduk iklan lowongan pekerjaan di pasar swalayan Fresh & Easy di Los Angeles. (Foto: Dok)

Spanduk iklan lowongan pekerjaan di pasar swalayan Fresh & Easy di Los Angeles. (Foto: Dok)

Meski tingkat pengangguran turun menjadi 6,3 persen dari 10 persen di saat terburuk dari resesi, ekonomi masih belum memiliki kekuatan seperti semula.

Ekonomi Amerika akhirnya berhasil memulihkan angka penciptaan lapangan pekerjaan dan mengimbangi lapangan pekerjaan yang hilang akibat resesi besar. Namun ini tidak berarti pemulihan ekonomi sudah selesai.

Laporan pemerintah Jumat, menggambarkan ekonomi Amerika pulih tetapi masih ditandai oleh cedera yang butuh waktu lama untuk sembuh sama sekali.

Keterpurukan ekonomi enam tahun lalu mempercepat perubahan menyakitkan yang membuat banyak warga Amerika merasa kondisi mereka memburuk dibandingkan sebelum resesi terjadi.

Kalangan bisnis merekrut 217.000 pekerja pada Mei, sehingga angka tenaga kerja melampaui 138.4 juta lapangan pekerjaan yang ada sebelum resesi, pada Desember 2007. Namun, meski tingkat pengangguran turun menjadi 6,3 persen dari 10 persen di saat terburuk dari resesi, ekonomi masih belum memiliki kekuatan seperti semula.

Bagi banyak ekonom, angka lapangan pekerjaan ini adalah bukti pemulihan berkesinambungan dan bukti terjadinya sebuah transfromasi menyakitkan terhadap penghasilan warga Amerika.

“Pemulihan pasar tenaga kerja mengecewakan,'' kata Stuart Hoffman, ekonom kepala di PNC Financial Services. “Bahkan dengan angka tertinggi yang baru ini, masih ada banyak kekurangan.''

Masih ada 1,49 juta lapangan pekerjaan di sektor konstruksi yang hilang. Pabrik-pabrik memiliki 1,65 juta pekerja lebih sedikit. Banyak dari pekerjaan ini diganti dengan teknologi baru seperti robot, piranti lunak dan peralatan canggih lainnya yang mempercepat produksi dan lebih sedikit membutuhkan tenaga manusia, kata Patrick O'Keefe, direktur lembaga riset ekonomi untuk perusahaan konsultan CohnReznick.

Pengeluaran pemerintah untuk upah juga menciut, yang berdampak pada gaji kelas menengah. Sekolah negeri setempat, pekerjanya berkurang sebanyak 255.400. Kantor Pos Amerika merumahkan sebanyak 194.700 pekerja.

Dan selama pemulihan ekonomi, lebih banyak orang yang meninggalkan pasar lapangan pekerjaan dibandingkan yang memasukinya. Hanya 58,9 persen warga Amerika dengan umur produktif yang memiliki pekerjaan, turun dari 62,7 persen saat resesi terjadi.

Pemulihan ini belum mengimbangi peningkatan populasi Amerika. Peneliti pada Lembaga Kebijakan Ekonomi memperkirakan bahwa masih diperlukan tujuh juta lapangan pekerjaan untuk mengimbangi pertumbuhan populasi.

Bagi 30 persen pekerja dengan penghasilan terendah, gajinya, apabila disesuaikan dengan angka inflasi, jatuh selama 14 tahun terakhir. Untuk 40 persen pekerja berikutnya, gaji pada dasarnya tidak mengalami kenaikan.
XS
SM
MD
LG