Tautan-tautan Akses

Pasar Global Kembali Dilanda Hari Buruk


Seorang pria berjalan di dekat layar yang menunjukkan indeks saham di Hong Kong Stock Exchange. Saham-saham Hong Kong mengalami penurunan terbesar selama 6 bulan terakhir Kamis (11/2).

Seorang pria berjalan di dekat layar yang menunjukkan indeks saham di Hong Kong Stock Exchange. Saham-saham Hong Kong mengalami penurunan terbesar selama 6 bulan terakhir Kamis (11/2).

Indeks saham utama di Eropa diperdagangkan 2 dan 3 persen di bawah nilai sebelumnya pada tengah hari Kamis (11/2), memperluas keanjlokan sebelumnya di mulai di Asia.

Pasar global sekali lagi dilanda keanjlokan Kamis (11/2), sementara investor memindahkan uang mereka ke investasi yang lebih aman akibat keanjlokan harga minyak mentah di bawah $30 per barel.

Indeks saham di Frankfurt, London, dan Paris semua diperdagangkan antara 2 dan 3 persen di bawah nilai sebelumnya pada tengah hari, sehingga memperluas keanjlokan sebelumnya di mulai di Asia.

Indeks Hang Seng Hongkong kehilangan 742 poin, hampir empat persen, sementara indeks Kospi Korea kehilangan hampir 3 persen. Ini merupakah perdagangan hari pertama untuk kedua indeks setelah jeda tiga hari karena Tahun Baru Tionghoa.

Shanghai dan Taipei masih tutup, sementara Nikkei Jepang tutup karena hari libur lain.

Pelepasan saham pada Kamis di Asia dan Eropa kemungkinan akan berlanjut ke Wall Street. Dolar Amerika turun ke titik terendah terhadap yen sejak akhir 2014, setelah Gubernur Banks Sentral Amerika Janet Yellen memberi sinyal kepada Kongres Rabu bahwa Dewan Gubernur akan menunda kenaikan suku bunga utama. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG