Tautan-tautan Akses

Partai-Partai Mali Tolak Seruan Konvensi Nasional


Partai-partai utama di Mali menolak seruan Konvensi Nasional (Foto: peta wilayah Mali)

Partai-partai utama di Mali menolak seruan Konvensi Nasional (Foto: peta wilayah Mali)

Partai-partai utama Mali telah menolak seruan para pemimpin penguasa militer untuk penyelenggaraan konvensi nasional, guna menentukan masalah politik dan keamanan negara itu.

Koalisi 50 partai politik FDR dan organisasi-organisasi LSM mengeluarkan pernyataan hari Rabu, yang mengatakan konvensi demikian tidak sesuai dengan pemulihan undang-undang dasar.

Pemimpin penguasa militer, Kapten Amadou Sanogo, sebelumnya mengatakan pertemuan para wakil partai politik dan LSM dapat membina konsensus mengenai cara menanggulangi tantangan yang dihadapi Mali.

Sementara itu, penguasa militer hari Rabu menuduh pemberontak melakukan pelanggaran hak azasi yang gawat di kota Gao. Kota itu adalah satu dari beberapa di utara yang telah jatuh ke tangan pemberontak Tuareg dan pasukan Islamis dalam beberapa hari ini.

Penguasa militer mengatakan wanita dan anak perempuan di Gao telah diculik dan diperkosa.

Tentara Mali merebut kekuasaan dari Presiden Amadou Toumani Toure tanggal 22 Maret, dan menuduhnya gagal memperlengkapi tentara untuk melawan pemberontak. Masyarakat internasional telah menyerukan agar para pemimpin kudeta mengembalikan negara itu kepada kekuasaan sipil.
XS
SM
MD
LG