Tautan-tautan Akses

Partai Republik Rebut Kursi DPR di Hampir Seluruh AS


Denny Behrens dari Grand Junction, Colorado memberikan dukungan untuk Scott Tipton, seorang kandidat DPR untuk Partai Republik.

Denny Behrens dari Grand Junction, Colorado memberikan dukungan untuk Scott Tipton, seorang kandidat DPR untuk Partai Republik.

Angka pengangguran 9,6% dan buruknya keadaan ekonomi membuat partai Demokrat tergusur dari DPR.

Kursi DPR di hampir seluruh wilayah Amerika dimenangkan oleh partai Republik. Partai Republik diperkirakan total akan mendapat lebih dari 60 kursi di DPR, angka terbanyak sejak tahun 1994, yaitu 52 kursi. Semangat perubahan yang menjadi slogan Partai Demokrat dalam Pemilu Presiden tahun 2008 menjadi semacam bumerang bagi partai Presiden Barack Obama ini dalam Pemilu Sela tanggal 2 November. Warga Amerika kecewa karena keadaan ekonomi Amerika yang justru tidak berubah ke arah positif. Seorang warga New York mengatakan, "Tak ada yang peduli dengan masalah yang ada. Seharusnya kita semua mencari solusi terhadap krisis ekonomi dan meningkatkan kesempatan kerja."

Angka pengangguran yang masih bertengger pada 9,6% membuat pemilih melampiaskan kemarahan mereka pada partai yang sedang berkuasa. Selain itu, pendukung inti Partai Demokrat juga kecewa karena tak banyak agenda progresif tercapai meski partai ini memegang kendali Kongres dan Gedung Putih.

Ketua DPR Nancy Pelosi dengan mudah memenangkan kembali kursinya untuk daerah pemilihannya di California. Kemenangannya dalam pemilu sela ini sebagian besar karena California adalah basis massa liberal dan kursi Pelosi termasuk kursi yang paling aman. Tetapi kekalahan Partai Demokrat secara umum dalam Pemilu Sela berarti Nancy Pelosi tak lagi menjadi Ketua DPR karena partainya kalah suara dari pihak oposisi.

Di Senat, peruntungan Partai Demokrat lebih baik dibandingkan di DPR. Partai ini bertahan sebagai pemegang suara mayoritas meski dengan selisih suara tipis. Menurut pengamat, kemenangan Partai Republik memang menjawab keinginan pemilih akan kondisi perekonomian yang lebih baik, setidaknya dalam jangka pendek. Dan Greenhaus, seorang pengamat ekonomi AS, berkata, "Jika benar bahwa kalangan bisnis tidak senang dengan Undang-Undang yang diloloskan Partai Demokrat di DPR, maka mereka akan menyambut baik jika Partai Republik mengambil alih."

Di saat yang sama, pengamat juga menyatakan, jangan berharap pihak legislatif dan eksekutif bisa bekerjasama untuk memperbaiki kondisi perekonomian Amerika. Michael Williams adalah pengamat politik dari sekolah bisnis Touro, menurutnya, "Pokoknya, Partai Republik akan mempersulit atau menolak sama sekali RUU yang akan diajukan Demokrat."

Pengamat umumnya menilai yang bisa diharapkan hanyalah kemajuan di sektor-sektor yang mudah dikompromikan seperti pendidikan.

XS
SM
MD
LG