Tautan-tautan Akses

Partai Maois Nepal Minta Penghitungan Suara Ditunda


Ketua Partai Maois Nepal Pushpa Kamal Dahal (tengah) saat kampanye pemilu di Katmandu, Nepal (19/11).

Ketua Partai Maois Nepal Pushpa Kamal Dahal (tengah) saat kampanye pemilu di Katmandu, Nepal (19/11).

Ketua Partai Maois Nepal menuduh adanya kecurangan besar dalam pemilu nasional dan menuntut agar penghitungan suara dihentikan, Kamis (21/11).

Pushpa Kamal Dahal, ketua Partai Komunis Bersatu Maois Nepal menyatakan bahwa telah terjadi penyimpangan dalam pengangkutan kotak suara dan juga dalam penghitungan surat suara. Ia mengatakan partainya mendapat laporan adanya kotak-kotak suara yang disembunyikan selama berjam-jam, kemudian ditukar ketika diangkut ke pusat-pusat penghitungan, dan beberapa kotak suara hilang.

Pernyataan Dahal disampaikan selagi pejabat-pejabat pemilu mengumumkan bahwa ia kalah di satu konstituensi Katmandu, berada pada posisi ketiga dalam apa yang selama ini dianggap sebagai kubu Maois.

Dahal kalah besar di konstituensi No 10 di Katmandu tetapi ia juga mencalonkan diri sebagai wakil dari Siraha di Nepal selatan di mana ia tampak sebagai calon kuat. Di Nepal, tidak bertentangan dengan aturan dan umum bagi politisi untuk mencalonkan diri, memperebutkan dua kursi guna meningkatkan kesempatan mereka untuk menang.

Sejauh ini hanya dua kursi telah diumumkan dan keduanya dimenangkan kandidat-kandidat dari Partai Kongres Nepal, sementara penghitungan awal di distrik lain menunjukkan, Maois kalah dari partai Kongres Nepal dan Partai Komunis Nepal.

Partai Maois memenangkan suara terbanyak dalam Pemilu 2008.

Ketua Komisi Pemilu Neel Kantha Upreti mengatakan tidak ada rencana menghentikan penghitungan suara.
XS
SM
MD
LG