Tautan-tautan Akses

Sebuah Parpol di Meksiko Pilih Calon Lewat Lotere


Warga Meksiko melakukan unjuk rasa mendukung Andres Manuel Lopez Obrador, pemimpin partai Morena (foto: dok).

Warga Meksiko melakukan unjuk rasa mendukung Andres Manuel Lopez Obrador, pemimpin partai Morena (foto: dok).

Metode pemilihan lewat lotere mungkin membuktikan bahwa parpol itu berkomitmen terhadap transparansi dibandingkan tradisi pemilihan calon secara tertutup.

Partai-partai politik di Meksiko berusaha keras meyakinkan pemilih bahwa calon-calon mereka tidak terkait dengan gang narkoba, kekerasan atau korupsi.

Tetapi ada satu partai yang berusaha membuktikan transparansi mereka dengan memilih calon-calonnya lewat lotere.

Sekitar 3.000 bakal calon dari Partai Morena hari Minggu (22/2) memasukkan nama mereka ke dalam sebuah drum di sebuah lapangan publik. Lebih dari 100 nama kemudian diambil secara acak untuk ikut dalam pemilu parlemen tanggal 7 Juni. Banyak di antara nama itu memiliki hanya sedikit pengalaman politik.

Kantor berita AP melaporkan bahwa Andres Manuel Lopez Obrador, pemimpin partai itu, mengatakan lotere itu menunjukkan semua calon berkesempatan untuk bersaing.

Metode itu mungkin membuktikan bahwa partai itu berkomitmen terhadap transparansi dibandingkan tradisi dimana partai memilih calon-calonnya secara tertutup ataupun lewat konferensi.

Di Meksiko, hampir mustahil bagi seseorang untuk mencalonkan diri secara independen sehingga pencalonan oleh partai sangat penting. Orang-orang yang terkait gang narkoba sering menjadi calon partai di Meksiko dengan berjanji mendanai sendiri kampanye mereka.

Sejumlah partai lain juga berjanji mengajukan calon-calon yang bersih. Pada pemilu lokal, misalnya, partai-partai meminta kejaksaan agar merilis surat yang menyatakan calon-calon mereka tidak terlibat dalam kasus kejahatan.

XS
SM
MD
LG