Tautan-tautan Akses

Parlemen Ukraina Hapus Status Netral


Pengunjuk rasa beradu pendapat dengan polisi di depan Parlemen Ukraina di Kiev. Badan pembuat kebijakan di negara itu mengadopsi undang-undang yang menghapus status non-blok negara itu.

Pengunjuk rasa beradu pendapat dengan polisi di depan Parlemen Ukraina di Kiev. Badan pembuat kebijakan di negara itu mengadopsi undang-undang yang menghapus status non-blok negara itu.

Ukraina mengambil sebuah langkah lebih lanjut dalam usahanya memperoleh keanggotaan NATO, Selasa, setelah parlemen negara itu secara meyakinkan meloloskan UU yang menghapuskan status non-blok atau netral Kiev.

Para legislator memutuskan dengan suara 303 banding 8 untuk meninggalkan status non-blok. Status itu diadopsi pada tahun 2010 di bawah tekanan Rusia dan menghalangi Kiev membentuk aliansi militer.

Berbicara dalam sidang parlemen, Menlu Ukraina Oavlo Klimkin mengatakan, langkah ini lebih mendekatkan negara itu ke NATO dan membuka mekanisme-mekanisme baru dan bentuk-bentuk baru realisasi sasaran Ukraina mewujudkan kebijakan internal yang efektif.

Berbicara mendukung pencabutan status non-blok, Oleh Lyashko, seorang anggota lain parlemen, mengatakan bahwa tempat Ukraina adalah di Eropa, dan bahwa tempat Ukraina adalah di NATO.

Namun sejumlah penentangnya, termasuk legislator Alexander Vilku, mengatakan, keputusan itu tidak bermanfaat, dan justru akan meningkatkan ketegangan di dalam dan luar Ukraina.

Dalam sebuah komentar yang dipublikasikan di kantor berita Rusia Interfax, Diplomat Rusia Andrei Kelin mengecam langkah itu sebagai tindakan tidak bersahabat. Ia bersumpah Moskow akan menanggapi secara negatif, namun tidak merinci lebih jauh. Kelin adalah utusan Moskow untuk Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), yang menangani usaha-usaha perdamaian antara Kiev dan para pemberontak.

Hari Senin, PM Rusia Dmitry Medvedev mengatakan di halaman Facebook-nya bahwa jika status non blok Ukraina dibatalkan, Ukraina akan berubah menjadi musuh militer potensial Rusia. Hubungan Rusia dengan Ukraina mengalami perubahan tajam setelah presiden Ukraina yang didukung Moskow digulingkan pada bulan Februari lalu dan digantikan pemimpin yang bersahabat dengan Barat.

XS
SM
MD
LG