Tautan-tautan Akses

Parlemen Irak Desak PM Baru Segera Tetapkan Menhan


PM Irak Haider al-Abadi (Foto: dok).

PM Irak Haider al-Abadi (Foto: dok).

Berpidato di hadapan anggota parlemen hari Senin (8/9), Perdana Menteri Haider al-Abadi meminta tambahan waktu seminggu lagi untuk menetapkan pemegang jabatan Menteri Pertahanan dan Menteri Dalam Negeri.

Anggota parlemen Irak mendesak Perdana Menteri baru negara itu untuk segera menetapkan pemegang jabatan penting menteri pertahanan dan menteri dalam negeri yang akan memimpin upaya domestik untuk memerangi kekerasan militan Sunni.

Berpidato di hadapan anggota parlemen hari Senin (8/9), Perdana Menteri Haider al-Abadi meminta tambahan waktu seminggu lagi untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut.

Anggota parlemen Sunni Hamid al-Mutlaq hari Selasa (9/9) menyatakan keprihatinannya atas jabatan yang belum diisi itu, mendesak pemerintah al-Abadi untuk “membuktikan kredibilitas dan niat baiknya. " Salim al-Muslimawi, seorang anggota parlemen Syiah dari provinsi Babil, mengatakan penundaan lebih lanjut dalam mengangkat menteri pertahanan dan menteri dalam negeri berrisiko membuat pemerintah tampak lemah dan terpecah.

Amerika Serikat melancarkan serangan udara di Irak pada tanggal 8 Agustus dengan harapan untuk meningkatkan upaya yang melemah pasukan Irak dan Kurdi memerangi militan kelompok Negara Islam.

XS
SM
MD
LG