Tautan-tautan Akses

Parlemen Belanda Perdebatkan Pemakaian Burqa


Perempuan-perempuan yang memakai niqab daam demonstrasi di luar parlemen Belanda, melawan usulan rancangan undang-undang mengenai burqa di Den Haag, Belanda. (Foto: Dok)

Perempuan-perempuan yang memakai niqab daam demonstrasi di luar parlemen Belanda, melawan usulan rancangan undang-undang mengenai burqa di Den Haag, Belanda. (Foto: Dok)

Fatma Koser Kaya dari Partai D66 yang berhaluan tengah mengatakan bahwa UU seperti itu tidak perlu sebab sudah banyak institusi yang melarang orang mengenakan burqa.

Parlemen Belanda memperdebatkan usul memberlakukan larangan terbatas bagi pemakaian burqa, niqab atau penutup muka lain di tempat-tempat seperti sekolah, rumah sakit dan angkutan umum.

Hanya beberapa ratus Muslimah yang mengenakan burqa atau niqab di Belanda, namun pemerintah Belanda tetap ingin memberlakukan larangan, mengikuti aturan di negara Eropa lain seperti Perancis dan Belgia.

Jika sebagaimana diduga rancangan undang-undang untuk itu disetujui Majelis Rendah Parlemen, RUU yang sama masih harus disetujui Majelis Tinggi sebelum menjadi undang-undang.

Seorang penentang RUU itu, Fatma Koser Kaya dari Partai D66 yang berhaluan tengah mengatakan hari Rabu (23/11) bahwa undang-undang seperti itu tidak perlu sebab sudah banyak institusi yang melarang orang mengenakan burqa.

Ia menyebut RUU itu "pembuatan undang-undang simbolis". [ps]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG