Tautan-tautan Akses

Para Pemuka Agama di Vietnam Desak Hanoi Hormati HAM


Pastor Nguyen Manh Hung dari Gereja Binh Tan Mennonite, Vietnam mengungkapkan pernyataan bersama para pemuka agama di Vietnam terkait isu-isu HAM dalam skala luas di negaranya (Foto: dok).

Pastor Nguyen Manh Hung dari Gereja Binh Tan Mennonite, Vietnam mengungkapkan pernyataan bersama para pemuka agama di Vietnam terkait isu-isu HAM dalam skala luas di negaranya (Foto: dok).

Para pemuka agama dari lima agama utama di Vietnam mengeluarkan kesepakatan bersama dan menagih janji pemerintahan Presiden Truong Tan Sang untuk menghormati HAM.

Saat bertemu Presiden Barack Obama di ibukota Washington bulan lalu, Presiden Truong Tan Sang mengatakan bahwa Hanoi dan Washington memiliki perbedaan pandangan tentang HAM, tetapi ia mengatakan HAM sangat dihormati di Vietnam.

Para pemimpin agama Budha, Katholik, Protestan, Cao Dai dan Hoa Hao di Vietnam telah menolak peristiwa-peristiwa yang digambarkan Presiden Truong Tan Sang. Dalam pernyataan yang dirilis hari Rabu, para pemimpin agama tersebut menyebutkan sejumlah besar pelanggaran HAM yang masih terus terjadi di Vietnam, yang menimbulkan dampak pada kebebasan beragama dan berpendapat, serta HAM lainnya.

Pastor Nguyen Manh Hung dari Binh Tan Mennonite Church di Vietnam mengatakan kepada VOA, pernyataan itu mencakup isu-isu HAM dalam skala luas.

Para pemimpin agama menyerukan kepada warga Vietnam untuk menyuarakan hak-hak dasar mereka dan melindungi mereka yang mengorbankan nyawa untuk membela HAM dan mendorong demokrasi.

Pemerintah Vietnam belum menanggapi atau mengomentari pernyataan itu. Deklarasi publik yang mengecam pemerintah jarang terjadi di Vietnam, karena seringkali pemerintah komunis setempatmenangkap mereka yang menentang kebijakan-kebijakan tersebut.
XS
SM
MD
LG