Tautan-tautan Akses

Pansel KPK Mulai Buka Pendaftaran Calon Pimpinan KPK


Jubir Pansel KPK Betty Alisjahbana berbicara di Sekretariat Negara Jakarta, Selasa, 26 Mei 2015 (Foto: VOA/Andylala)

Jubir Pansel KPK Betty Alisjahbana berbicara di Sekretariat Negara Jakarta, Selasa, 26 Mei 2015 (Foto: VOA/Andylala)

Panitia Seleksi calon pimpinan KPK berharap publik bisa merekomendasikan orang-orang yang berkualitas dan memiliki rekam jejak yang memenuhi kriteria sebagai calon pimpinan KPK.

Setelah dipilih langsung oleh Presiden, sembilan orang panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan dibukanya pendaftaran calon pimpinan KPK.

Anggota pansel KPK Betty Alisyahbana dalam keterangn persnya di kantor Sekretariat Negara Jakarta, Selasa (26/5) menjelaskan, persyaratan administrasi pendaftaran calon pimpinan KPK mengacu pada Undang-Undang KPK.

"Kita mengundang pendaftaran dari calon pimpinan KPK. Jadi persyaratannya sesuai dengan apa yang tercantum di dalam pasal 29 UU KPK. Pendaftaran mulai dibuka tanggal 5-24 Juni. Jadi waktunya 14 hari kerja," kata Betty Alisyahbana.

Betty Alisyahbana, anggota Pansel yang ditunjuk menjadi jurubicara Pansel KPK menjelaskan, Pansel Pimpinan KPK, selain menerima pendaftaran juga akan proaktif mengidentifikasi tokoh-tokoh anti korupsi yang memenuhi kriteria, dan akan melakukan pendekatan untuk mempengaruhi agar yang bersangkutan mau mendaftar menjadi calon pimpinan KPK.

Nantinya, pansel KPK akan mengumumkan kepada publik nama-nama calon pimpinan KPK yang lolos persyaratan administrasi. Pansel KPK berharap publik bisa merekomendasikan orang-orang yang berkualitas dan memiliki rekam jejak yang memenuhi kriteria sebagai calon pimpinan KPK.

"Pengumuman itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan penilaian dan masukan kepada pansel. Jadi nanti kita akan buatkan tempat agar masyarakat bisa masukan. Sesudah itu ada penelusuran makalah. Kemudian wawancara. Termasuk penelusuran yang lebih detail. Jadi kita bisa dapatkan orang-orang yang terbaik dan memenuhi kriteria," lanjut Betty Alisyahbana.

Lebih lanjut Betty Alisyahbana menekankan, calon pimpinan KPK selain harus memiliki kemampuan manajemen, juga bersikap independen dalam menjalankan tugas-tugasnya.

"Tugas-tugas dari KPK itu kan juga mencakup dengan tugas-tugas penegak hukum yang lain. Seperti Kepolisian dan Kejaksaan. Ketika kita memilih pimpinan KPK kan juga melihat faktor itu, kemampuan manajemen. Orangnya juga harus independen, berani mengambil keputusan dan tidak dipengaruhi kepentingan apapun," imbuhnya.

Mantan aktivis pro demokrasi dan anti korupsi 1998, Hendrik Dickson Sirait kepada VOA mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang memilih semua anggota Pansel KPK dari kalangan perempuan. Hendrik optimis pansel KPK mampu memunculkan calon pimpinan KPK yang memiliki integritas di bidang pemberantasan koruosi.

"Itu semua perempuan berintegritas. Itu juga menunjukan bahwa Dia (Presiden Jokowi) terhadap pemihakan kepada kemampuan perempuan dan pemberantasan korupsi. Perempuan ditempatkan di posisi agung, sebagai symbol perlawanan korupsi," kata Hendrik Dickson Sirait.

Proses pendaftaran calon pimpinan KPK akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 24 Juni mendatang. Setelah itu Pansel calon pimpinan KPK akan mengumumkan kepada publik, para calon yang lolos proses administrasi. Pansel kemudian memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap para calon.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG