Tautan-tautan Akses

Panin Bank Syariah Terdaftar Pertama di Indonesia


Seorang pegawai bank syariah pada acara Festival Syariah Ekonomi di Jakarta. (Foto: Dok)

Seorang pegawai bank syariah pada acara Festival Syariah Ekonomi di Jakarta. (Foto: Dok)

Meski memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, pasar keuangan syariah di Indonesia masih tertinggal dibanding Malaysia.

PT Bank Panin Syariah Tbk, sebuah unit dari bank terbesar ke tujuh di Indonesia, telah menggalang Rp 475 miliar dari penawaran saham perdana ke publik, menjadikannya bank syariah pertama yang terdaftar di bursa saham.

Dana dari penawaran saham perdana atau IPO itu akan digunakan untuk memperluas pinjaman untuk usaha-usaha kecil dan menengah (UKM) dan menggandakan jaringan kantor-kantor cabang, yang sekarang terdiri dari 10 cabang, menurut sekretaris perusahaan Ahmad Fathoni.

"Saya kira pasarnya masih terbuka, banyak yang belum terjamah," ujarnya. Dari penduduk Indonesia yang mencapai 247 juta, para pemain industri memperkirakan hanya seperlima populasi yang memiliki akses terhadap lembaga keuangan formal.

Bank Indonesia memperkirakan aset bank-bank syariah akan tumbuh antara 19 dan 29 persen tahun ini, menurun dari 32 persen pada 2013 karena melemahnya rupiah dan tekanan terhadap ekonomi akibat defisit-defisit eksternal.

Meski memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, pasar keuangan syariah di Indonesia masih tertinggal dibanding Malaysia. Peminjam dari bank syariah di Indonesia hanya mencapai 4,8 persen dari aset-aset perbankan total dibandingkan dengan lebih dari 20 persen di Malaysia.

Ada 11 bank syariah di Indonesia dengan aset total sebesar Rp 229,5 triliun pada Oktober 2013, dibandingkan dengan 120 bank-bank konvensional dengan aset mencapai Rp 4.716 triliun, menurut data terakhir dari bank sentral.

Panin Syariah merupakan unit dari PT Bank Pan Indonesia, yang memiliki 51 persen saham bank tersebut setelah IPO. (Reuters)
XS
SM
MD
LG