Tautan-tautan Akses

AS

Panel Kongres AS Tanyai General Motors soal Kecelakaan Maut


Pimpinan GM, Mary Barra memberikan keterangan di hadapan sebuah komisi Kongres AS, hari Selasa (1/4).

Pimpinan GM, Mary Barra memberikan keterangan di hadapan sebuah komisi Kongres AS, hari Selasa (1/4).

General Motors (GM) dan pimpinan bidang keselamatan pemerintah AS menghadapi pertanyaan-pertanyaan baru dari panel Kongres AS, Selasa (1/4).

Pembuat mobil terbesar Amerika, General Motors (GM) dan pimpinan bidang keselamatan pemerintah Amerika menghadapi pertanyaan-pertanyaan baru mengenai mengapa mereka sampai perlu waktu satu dasawarsa untuk mengatasi kerusakan kunci starter (kunci kontak) yang mengakibatkan 13 kematian dalam kecelakaan mobil.

Pimpinan GM, Mary Barra dan pimpinan Kantor Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, David Friedman hari Selasa (1/4) memberikan keterangan di hadapan komisi Kongres AS.

Panel Kongres AS itu menyelidiki beberapa model GM dari tahun 2005 sampai 2010 di mana sistem kunci starter yang bermasalah berhenti bekerja ketika mobil sedang dikendarai, membuat sistem listrik kendaraan tidak berfungsi dan airbag tidak mengembang dalam kecelakaan.

Dalam pernyataan yang dirilis menjelang kesaksian di Kongres Barra mengatakan “saya tidak bisa menjelaskan mengapa diperlukan bertahun-tahun untuk mengumumkan kerusakan sistem keselamatan”. Tapi ia berjanji perusahaan itu akan mencari tahun dan akan “transparan sepenuhnya” mengenai informasi itu. Data GM mengenai kerusakan itu yang diberikan kepada pemerintah menunjukkan bahwa GM mengetahui masalah itu sejak 2001.

Dalam pernyataannya, Friedman mengatakan GM memiliki informasi mengenai sistem kunci starter yang bermasalah itu tapi tidak mengungkapkannya kepada pemerintah sampai bulan lalu. Meski demikian para pengemudi telah mengeluh kepada kantor keselamatan mengenai masalah starter itu sejak 2005 dan pemerintah sudah mengetahui informasi mengenai sebuah kecelakaan fatal. Penyelidik pemerintah memutuskan bahwa tidak terbukti adanya tren.


GM, pembuat mobil terbesar kedua di dunia setelah Toyota Motor dari Jepang kini telah menarik 1,6 juta kendaraan berkaitan dengan kunci starter itu dan 3,7 juta kendaraan lainnya sejak bulan Februari yang terkait dengan masalah-masalah keselamatan lain.

Seorang ibu dari korban, , Laura Christian mengatakan GM mengutamakan keuntungan dari pada keselamatan.
XS
SM
MD
LG