Tautan-tautan Akses

Panama akan Terapkan Transparansi pasca Skandal ‘Panama Papers’


Presiden Panama Juan Carlos Varela akan menerapkan transparansi di negaranya pasca skandal (foto: dok).

Presiden Panama Juan Carlos Varela akan menerapkan transparansi di negaranya pasca skandal (foto: dok).

Pemerintah Panama akan mengadopsi standar pelaporan pajak global setelah terjadi kontroversi terkait terungkapnya dokumen Panama atau 'Panama Papers'.

Presiden Panama Juan Carlos Varela mengatakan negaranya akan mengadopsi standar pelaporan pajak global setelah terjadi kontroversi soal 'Panama Papers'.

Negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) akan mengunjungi Panama pekan ini untuk menegosiasikan berbagai cara bagaimana Panama dan negara-negara lain bisa secara otomatis berbagi informasi pajak mulai tahun 2018.

“Kami memiliki pintu terbuka untuk melakukannya secara multilateral," kata Valera.

Panama akan bergabung dengan sekitar 100 negara yang telah setuju untuk secara otomatis bertukar informasi pajak.

Presiden Panama itu mengatakan kepada para wartawan bahwa negaranya juga akan membentuk sebuah komite ahli dalam dan luar negeri untuk menggalakkan transparansi dalam sistem keuangan Panama.

Tindakan itu bertujuan untuk mencegah skandal lain yang mirip dengan “Panama Papers,” yang memberi Panama reputasi sebagai negara suaka pajak dan tempat di mana pencucian uang lazim terjadi di antara orang-orang kaya di dunia. Skandal ini terungkap ketika jutaan dokumen bocor dari Mossack Fonseca, sebuah firma hukum di Panama. [lt]

XS
SM
MD
LG