Tautan-tautan Akses

PM Jepang Janjikan Rekonstruksi pada Peringatan 5 Tahun Tsunami


Bencana gempa bumi yang memicu tsunami menghantam Jepang, 11 Maret 2011 (Foto: dok).

Bencana gempa bumi yang memicu tsunami menghantam Jepang, 11 Maret 2011 (Foto: dok).

Palang Merah Jepang menyatakan ribuan keluarga dan warga lanjut usia masih telantar lima tahun setelah gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan pesisir timur laut negara itu dan menyebabkan pelelehan di PLTN Fukushima.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah berjanji akan meningkatkan upaya-upaya rekonstruksi di Jepang Utara, sementara negara itu memperingati lima tahun sejak gempa bumi dan tsunami menghancurkan kawasan pesisir timurlautnya dan menyebabkan pelelehan di PLTN Daiichi Fukushima.

“Tidak ada kelahiran kembali Jepang tanpa pemulihan Jepang Utara,” kata Abe. “Dengan keyakinan tak tergoyahkan ini, saya memperbarui tekad saya untuk membangun Jepang utara yang baru, yang penuh harapan.”

Tsunami dan gempa bumi tahun 2011 menyebabkan lebih dari 18.500 orang tewas atau hilang dan menghancurkan beberapa permukiman di kawasan pesisir.

Dalam suatu pernyataan hari Kamis, Palang Merah menyatakan sekitar 170 ribu orang berada di tempat tinggal sementara atau sewaan, atau telah pindah ke bagian-bagian lain negara itu untuk memulai kembali kehidupan mereka.

Palang Merah menyatakan kontaminasi radioaktif dari PLTN Daiichi telah menghalangi lebih dari 100 ribu keluarga kembali ke rumah mereka. Disebutkan pula bahwa sebagian keluarga dapat kembali, secara permanen atau sementara, berkat upaya-upaya dekontaminasi.

Tadateru Konoe, presiden Masyarakat Palang Merah Jepang, Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah, menyatakan, warga lansia yang tetap tinggal di perumahan sementara sedangkan warga yang berusia lebih muda pindah, meninggalkan kelompok masyarakat paling rentan di tengah masyarakat yang perlahan-lahan terpecah-pecah.

Palang Merah menyatakan akan perlu waktu bertahun-tahun lagi sebelum rekonstruksi rampung. Pada saat bersamaan, Palang Merah akan terus membantu layanan medis, membangun rumah serta berbagai acara dan kegiatan sosial untuk membantu para penyintas tetap merasa sebagai bagian dari masyarakatnya.

Selain itu, Palang Merah telah mendirikan Pusat Sumber Daya Kecelakaan Nuklir untuk meningkatkan kesiapan masyarakat. Pusat itu memanfaatkan pengalaman dari kecelakaan nuklir Fukushima. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG