Tautan-tautan Akses

Pakistan akan Buka Kembali Jalur Pasokan NATO


Menteri Luar Negeri Pakistan, Hina Rabbani Khar di Islamabad menegaskan perlunya perbaikan hubungan dengan Amerika (foto: dok).

Menteri Luar Negeri Pakistan, Hina Rabbani Khar di Islamabad menegaskan perlunya perbaikan hubungan dengan Amerika (foto: dok).

Pemerintah Pakistan telah mengisyaratkan bahwa jalur pasokan NATO ke Afghanistan yang hingga kini masih ditutup, seharusnya dibuka kembali.

Pakistan menutup rute itu setelah serangan udara Amerika tidak sengaja membunuh 24 tentara Pakistan di dekat perbatasan Afghanistan November lalu.

Menteri Luar Negeri Hina Rabbani Khar kepada wartawan di Islamabad hari Senin bahwa Pakistan perlu mengakhiri perdebatan tentang serangan lintas batas itu. Dia mengatakan Pakistan telah mengemukakan pendapat dan sekarang perlu bergerak dan masuk ke zona positif dalam upaya melakukan hubungan dengan Amerika Serikat.

Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani mengatakan hari Senin pemerintahnya dalam diskusi serius dengan para pejabat Amerika soal pembukaan kembali rute pasokan NATO dan bahwa pembicaraan itu "sangat konstruktif" dan akan "menghasilkan."

Pakistan telah berulang kali menuntut permintaan maaf Amerika atas serangan lintas batas tahun lalu yang menewaskan tentara Pakistan. Amerika Serikat telah menawarkan duka cita atas kematian itu.

Serangan itu juga memicu parlemen Pakistan untuk meninjau keterlibatan masa depan dengan Amerika Serikat. Para legislator telah menuntut agar Amerika Serikat mengakhiri serangan pesawat tak berawak di wilayah Pakistan.

Para pejabat Amerika telah melakukan negosiasi dengan rekan-rekan mereka di Pakistan untuk mencoba dan membuka kembali rute pasokan itu. Pembicaraan itu dilakukan hanya beberapa hari sebelum pertemuan puncak NATO di Chicago untuk membicarakan masa depan Afghanistan, setelah pasukan tempur internasional meninggalkan negara yang dilanda perang itu pada tahun 2014.

Pakistan tidak diundang ke KTT tersebut.
XS
SM
MD
LG