Tautan-tautan Akses

Pakistan Tarik Iklan Kondom Kontroversial


Warga Jakarta mengenakan aksesori balon kondom pada saat memperingati Hari AIDS sedunia (foto: dok). Tak seperti di Indonesia, diskusi tentang masalah kontrasepsi masih tergolong tabu di Pakistan.

Warga Jakarta mengenakan aksesori balon kondom pada saat memperingati Hari AIDS sedunia (foto: dok). Tak seperti di Indonesia, diskusi tentang masalah kontrasepsi masih tergolong tabu di Pakistan.

Banyak warga memrotes iklan kondom semacam itu seharusnya tidak disiarkan televisi Pakistan pada bulan suci Ramadan.

Pengawas media Pakistan tidak lagi menayangkan iklan kontroversial setelah banyak pengaduan bahwa iklan itu “tidak bermoral”.

Juru bicara Otoritas Pengawas Media Elektronik Pakistan mengatakan banyak orang mengadukan agar iklan semacam itu seharusnya tidak disiarkan televisi Pakistan pada bulan suci Ramadan.

Iklan tersebut menunjukkan pasangan suami istri yang bertanya-tanya bagaimana caranya tetangga mereka bisa punya istri yang mempesona. Sang tetangga kemudian mengungkapkan rahasianya adalah satu paket kondom merk “Josh”.

Diskusi tentang masalah kontrasepsi masih tergolong tabu di Pakistan – negara yang mayoritas warganya beragama Islam.

Sementara itu, masih dari Pakistan, sedikitnya lima orang tewas dan hampir 40 lainnya luka-luka setelah kawanan bersenjata menyerang kantor-kantor regional badan spionase Pakistan di wilayah selatan.

Polisi mengatakan kawanan bersenjata itu Rabu malam melepaskan tembakan terhadap kompleks perkantoran yang dijaga ketat itu, di kota Sukkukr – propinsi Singh, dan meledakkan beberapa bom yang menghancurkan sedikitnya satu gedung.

Sedikitnya tiga militan tewas, meskipun tidak seorang pun mengklaim tanggungjawab atas serangan tersebut.

Para pejabat mengatakan Dinas Inter-Services Intelligence tampaknya menjadi sasaran serangan tersebut, meskipun berbagai badan pemerintah lain juga berkantor di fasilitas tersebut.
XS
SM
MD
LG