Tautan-tautan Akses

Pakistan Protes Serangan Pesawat Tak Berawak


Warga suku lokal di Waziristan Utara, kawasan yang dikenal sebagai markas Al-Waida dan militan terkait Taliban. (Foto: Reuters)

Warga suku lokal di Waziristan Utara, kawasan yang dikenal sebagai markas Al-Waida dan militan terkait Taliban. (Foto: Reuters)

Pakistan memrotes serangan pesawat tak berawak di wilayah Pakistan oleh AS karena melanggar hukum dan kedaulatan negara.

Pakistan telah memanggil seorang diplomat senior Amerika untuk memrotes serangan pesawat tak berawak di wilayah Pakistan.

Tiga serangan terpisah dalam sepekan terakhir telah menewaskan sedikitnya 16 tersangka militan di wilayah kesukuan Waziristan Utara, kawasan yang dikenal sebagai markas al-Qaida dan militan terkait Taliban.

Kementerian luar negeri Pakistan Kamis mengatakan diplomat Amerika itu diberitahu bahwa serangan itu "melanggar hukum, bertentangan dengan hukum internasional dan melanggar kedaulatan Pakistan." Kementerian itu mengatakan serangan semacam itu "tidak dapat diterima." Mereka tidak menyebut nama diplomat senior itu.

Pakistan sudah berulangkali meminta Amerika menghentikan serangan pesawat tak berawak, tapi para pejabat Amerika mengatakan pesawat-pesawat itu adalah alat penting untuk mengalahkan al-Qaida.

Pihak berwenang mengatakan militan menyerang patroli polisi di provinsi barat laut Khyber Paktunkhwa Kamis, menewaskan tiga polisi. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan di kota Kotki di distrik Hangu itu.
XS
SM
MD
LG