Tautan-tautan Akses

Pakistan Kutuk Serangan oleh Pesawat Tanpa Awak AS


Pakistan menyebut serangan oleh pesawat tak berawak AS adalah ilegal dan merupakan pelanggaran kedaulatan (foto: dok).

Pakistan menyebut serangan oleh pesawat tak berawak AS adalah ilegal dan merupakan pelanggaran kedaulatan (foto: dok).

Pakistan mengecam keras serangkaian serangan pesawat tanpa awak oleh Amerika yang menewaskan sedikitnya 27 orang dalam tiga hari ini.

Kementrian Luar Negeri Pakistan hari Senin (4/6) mengeluarkan pernyataan yang menyebut “Pakistan secara konsisten telah mengatakan berbagai serangan ilegal itu adalah pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorialnya” dan bertentangan dengan hukum internasional.

Dalam serangan terbaru, para pejabat Pakistan mengatakan sejumlah misil menyerang kompleks di desa Hesokhel di daerah kesukuan Waziristan Utara pada Senin dini hari, dan menewaskan sedikitnya 15 orang. Diperoleh laporan bahwa sejumlah warga asing termasuk korban tewas. Ini adalah serangan pesawat tanpa awak paling mematikan sejak November tahun lalu.

Dua serangan pesawat tanpa awak lain, yang dicurigai dilakukan Amerika, menggempur disrik kesukuan Waziristan Selatan hari Sabtu dan Minggu. Para pejabat mengatakan serangan hari Minggu menarget seorang komandan senior Taliban dan menewaskan 10 orang. Serangan Sabtu menewaskan dua orang.

Amerika meningkatkan penggunaan pesawat tanpa awak untuk menyasar al-Qaida dan militan terkait Taliban di kawasan barat laut Pakistan, dan telah melakukan delapan serangan sejak 23 Mei.

Washington menganggap serangan tanpa awak sebagai alat penting dalam perang melawan al-Qaida dan Taliban.

Kementrian Luar Negeri Pakistan hari Senin mengatakan “kerugian strategis serangan semacam itu jauh melebihi keuntungan taktis dan oleh karena itu sepenuhnya kontra-produktif.”

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG