Tautan-tautan Akses

Pakistan dan India Pertimbangkan Bebas Militer Perbatasan Kashmir


Polisi India memberikan penghormatan pada jenasah Gulaz Ahmed di Sinagar (Foto: dok). Pemerintah India dan Pakistan sedang mengupayakan daerah Kashmir-Himalaya untuk menjadi daerah bebas militer.
Polisi India memberikan penghormatan pada jenasah Gulaz Ahmed di Sinagar (Foto: dok). Pemerintah India dan Pakistan sedang mengupayakan daerah Kashmir-Himalaya untuk menjadi daerah bebas militer.

Pejabat Pakistan dan India sedang mempertimbangkan gagasan untuk membebas-militerkan perbatasan daerah Kashmir Himalaya yang disengketakan, sementara kedua negara mengadakan pembicaraan senjata hari kedua di Islamabad hari Selasa.

Dalam pembicaraan hari pertama, Pakistan mengusulkan agar kedua pihak menarik semua senjata berat paling sedikit 30 kilometer dari Garis Kekuasaan, yakni perbatasan de facto yang memisahkan daerah-daerah Kashmir yang dikuasai Pakistan dan India.

Belum ada kabar mengenai tanggapan India atas usul itu.

Pembicaraan tersebut adalah bagian dari proses perdamaian yang dilanjutkan India baru-baru ini setelah serangan teror tahun 2008 di Mumbai, yang dituduh India didalangi teroris yang berbasis di Pakistan.

Walaupun serangan lintas-perbatasan di Kashmir telah berkurang dalam beberapa tahun ini setelah persetujuan gencatan senjata ditanda-tangani tahun 2003, kedua pihak kadang-kadang saling menuduh memulai insiden penembakan lintas perbatasan de facto itu.

XS
SM
MD
LG