Tautan-tautan Akses

Pakar Energi: Tidak Ada Alasan Listrik Tidak Bisa Masuk ke Afrika


Tiang listrik terlihat di pinggiran kota Johannesburg. (Foto: ilustrasi)

Tiang listrik terlihat di pinggiran kota Johannesburg. (Foto: ilustrasi)

Beberapa pembuat kebijakan utama dari berbagai sektor kelistrikan di Afrika, termasuk para investor dan pengembang listrik dari seluruh dunia mengikuti KTT "Power Africa" pekan ini di Washington DC.

Chun Pong Ngdari "Zoetic Global" yang berkantor di Amerika menyajikan apa yang disebutnya sebagai peralatan teknologi "In-Stream Auger Turbine" IAT di ruang pameran utama. "Unit ini,beda dengan proyek energi hidro dan tidak membutuhkan waktu pembangunan bertahun-tahun. Teknologi ini, berbeda dari tenaga angin dan matahari yang hanya bekerja jika ada dukungan alam, bisa menghasilkan energi setiap saat, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, non-stop selama ada sungai mengalir."

Ng mengatakan “tidak seperti bendungan yang hanya menggunakan air di dasar bendungan, unit-unit IAT ini bisa ditempatkan dimana saja di dalam arus air selama kecepatan air mencapai lima mil per jam."

Perusahaan Ng baru saja menandatangani perjanjianpenjualan tenaga listrik 100 megawatt dengan perusahaan listrik Ghana dan berharap bisa memasang unit itu pada pertengahan musim panas nanti.

Ada pula perusahaan pembangkit listrik terapung "Karpownership" yang ikut KTT ini. "Mereka berhasil mengirim listrik dari kapal mereka ke daratan dan baru saja menyelesaikan proyek di Ghana, yang cukup berhasil," ujar Veronica Bolton-Smith, Manajer Program Afrika Selatan dan Timur Untuk EnergyNet, penyelenggara KTT ini.

Bolton-Smith juga menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang sedang mengupayakan proyek-proyek yang lebih kecil, sama pentingnya dengan perusahaan-perusahaan besar.

Sektor listrik di Afrika telah digagas sejak Juni 2013 ketika Presiden Barack Obama mengungkapkan inisiatif "Power Afrika" bernilai tujuh milyar dolar dengan target melipatgandakanlistrik di sub-Sahara Afrika. Pekan ini pemerintah Obama menyampaikan peta jalan baru.

"Apa yang kami lakukan dengan peta jalan ini adalah menunjukkan secara spesifik bagaimana kami akan menambah 30.000 megawatt dan 60 juta sambungan listrik baru," ujar Andrew Herscowitz, Koordinator "Power Afrika & Trade" kepada VOA di sela-sela KTT di Washington DC ini. [em/ii]

XS
SM
MD
LG