Tautan-tautan Akses

AS

Otorita AS Sarankan Penempatan Petugas Bersenjata di Bandara


Polisi Los Angeles dikerahkan ke bandara setelah laporan adanya penembakan di Terminal 3 pada 1 November 2013 (foto: dok).

Polisi Los Angeles dikerahkan ke bandara setelah laporan adanya penembakan di Terminal 3 pada 1 November 2013 (foto: dok).

Badan Keamanan Transportasi atau TSA hari Rabu (26/3) menyarankan agar otorita bandara menempatkan petugas-petugas bersenjata.

Badan Keamanan Transportasi atau TSA hari Rabu (26/3) menyarankan agar otorita bandara menempatkan petugas-petugas bersenjata di pos-pos pemeriksaan dokumen dan tiket pada jam-jam sibuk.

Rekomendasi tersebut merupakan 1 dari 14 rekomendasi setelah kajian keamanan di bandara-bandara di seluruh Amerika yang dilakukan menyusul insiden penembakan di bandara internasional Los Angeles pada musim gugur lalu. Rekomendasi dalam bentuk laporan setebal 25 halaman itu telah disampaikan ke Kongres, yang kini sedang mempertimbangkannya.

Kantor berita Associated Press yang telah memperoleh dokumen itu sebelumnya telah melaporkan bahwa sewaktu insiden penembakan di Los Angeles itu terjadi, dua petugas bersenjata di terminal tersebut sedang istirahat dan keluar dari terminal itu. Beberapa bulan sebelumnya polisi bandara memutuskan untuk mengirim patroli petugas di terminal dan bukan hanya menjaga pos pemeriksaan dokumen seperti yang didekati sang penembak ketika itu.

TSA telah melakukan kajian keamanan pada hampir 450 bandara di seluruh Amerika setelah insiden penembakan di Los Angeles 1 November lalu yang menewaskan petugas TSA Gerardo Hernandez. Dua petugas dan seorang penumpang luka-luka.
XS
SM
MD
LG