Tautan-tautan Akses

OSCE : Kekerasan terhadap Wartawan Harus Dicegah di Ukraina


Wartawan Rusia dan Ukraina menjadi korban kekerasan dalam konflik di Ukraina timur (foto: dok).

Wartawan Rusia dan Ukraina menjadi korban kekerasan dalam konflik di Ukraina timur (foto: dok).

Serikat wartawan Rusia dan Ukraina telah menyerukan hukuman setelah serangan baru-baru ini terhadap wartawan di kedua negara di Ukraina timur.

Setelah pertemuan di Wina hari Rabu (25/2), wakil-wakil serikat itu juga mendesak para wartawan menghindari apa yang disebut sebagai perang informasi yang terus terjadi dalam konflik di Ukraina.

Wakil Organisasi Kerja Sama Keamanan Eropa, OSCE, untuk Kebebasan Media – Dunja Mijatovic – mengatakan kekerasan terhadap wartawan telah menurun dan seluruh wartawan yang sebelumnya ditahan di Ukraina telah dibebaskan.

“Tetapi ini tidak bisa dilihat sebagai hal yang memuaskan” – ujar Mijatovic. “Masih lebih banyak yang perlu dilakukan untuk melawan kekebalan hukum guna memastikan keselamatan wartawan dan mencegah tindak kekerasan apapun terhadap para wartawan”.

Dalam sebuah deklarasi bersama, anggota-anggota serikat itu mendesak wartawan untuk “terus mengungkap semua pembunuhan dan tindakan kekerasan terhadap wartawan” dan terus menekan pihak berwenang untuk “menyelidiki sepenuhnya kejahatan-kejahatan tersebut”.

Selain serikat wartawan Rusia dan Ukraina, wakil-wakil Federasi Wartawan Internasional, Federasi Wartawan Eropa dan Institut Pers Internasional, Wartawan Tanpa Tapal Batas dan Jaringan Jurnalisme Etik ikut menghadiri pertemuan yang dilangsungkan di bawah naungan OSCE.

Wakil-wakil serikat wartawan Ukraina dan Rusia dijadwalkan bertemu kembali pada pertengahan April nanti.

XS
SM
MD
LG