Tautan-tautan Akses

Organisasi Kemanusiaan: Waspadai Krisis Pangan Baru di Somalia


Penduduk Balad, utara ibukota Mogadishu, Somalia, (terlihat dari kaca spion) antri untuk mendapatkan pasokan makanan yang dibagikan oleh gerakan Al Shabaab (Foto: dok).

Penduduk Balad, utara ibukota Mogadishu, Somalia, (terlihat dari kaca spion) antri untuk mendapatkan pasokan makanan yang dibagikan oleh gerakan Al Shabaab (Foto: dok).

Menurut organisasi kemanusiaan "Save the Children", rendahnya curah hujan dan konflik akan membuat ratusan ribu warga Somalia kembali menderita kelaparan.

Organisasi Save the Children memperingatkan bahwa curah hujan yang rendah dan konflik akan membuat ratusan ribu warga Somalia kembali menderita kelaparan, beberapa bulan setelah negara itu pulih dari bencana kelaparan yang menyengsarakan.

Jurubicara organisasi itu, Andrew Wander, mengatakan kepada VOA, rendahnya curah hujan kemungkinan akan menunda panen di Somalia Tengah Selatan, yang paling parah dilanda krisis pangan tahun lalau.

Wander mengatakan 1,4 juta warga Somalia yang terpaksa mengungsi akibat kekeringan dan kekerasan, sangat rentan terhadap situasi pangan yang gawat.

Puluhan ribu orang diyakini meninggal akibat kelaparan, yang secara resmi dinyatakan berakhir Februari lalu. Namun para pejabat mengingatkan bahwa kondisi darurat yang parah masih dialami beberapa wilayah di negara itu.
XS
SM
MD
LG