Tautan-tautan Akses

Organisasi HAM Tuduh Pemberontak Suriah Lakukan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan


Penjabat Direktur Human Rights Watch untuk wilayah Timur Tengah, Joe Stork, dalam sebuah konferensi pers di Irbil, 350 kilometer utara Baghdad, Irak, 10 November 2009 (Foto: dok).
Penjabat Direktur Human Rights Watch untuk wilayah Timur Tengah, Joe Stork, dalam sebuah konferensi pers di Irbil, 350 kilometer utara Baghdad, Irak, 10 November 2009 (Foto: dok).

Organisasi HAM Human Rights Watch menuduh pemberontak Suriah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam serangan belum lama ini terhadap wilayah yang dikuasai tentara Suriah.

Human Rights Watch melaporkan sekurang-kurangnya 67 dari para korban dieksekusi dalam serangan terhadap 10 desa Alawite yang setia kepada presiden Bashar al-Assad. Dalam beberapa kasus, seluruh keluarga ditembak mati.

Dikatakan, pemberontak membunuh sekurang-kurangnya 190 warga sipil dan menyandera lebih dari 200 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dalam serangan bulan Agustus di provinsi Latakia. Penyidikan mendapati bahwa 20 kelompok bersenjata berpartisipasi dalam serangan itu.

Lima kelompok Islamis termasuk Jabhat al-Nusra dan Negara Islam Irak dilaporkan terlibat dalam serangan tersebut. Belum diketahui apakah Tentara Pembebasan Suriah yang didukung Barat juga ikut serta berpartisipasi.

Penjabat Direktur Human Rights Watch untuk wilayah Timur Tengah, Joe Stork, mengatakan bahwa pelanggaran itu bukan tindakan sekelompok pemberontak yang melawan perintah atasan, tetapi merupakan serangan terencana dan terkoordinasi terhadap warga sipil.
XS
SM
MD
LG