Tautan-tautan Akses

Orangtua di AS Kesulitan Atasi Kecanduan Ponsel pada Remaja


Sekitar sepertiga dari responden jajak pendapat mengatakan mereka bertengkar dengan anak setiap hari soal penggunaan ponsel.

Setengah dari remaja di Amerika Serikat merasa kecanduan ponsel mereka, dengan sebagian besar mengecek alat itu sedikitnya setiap jam dan merasa mendapat tekanan untuk segera menanggapi pesan, menurut sebuah survei yang dirilis hari Selasa (3/5).

Mayoritas orangtua setuju, dengan 59 persen dari mereka yang memiliki anak antara usia 12 dan 18 tahun mengatakan bahwa anak-anak mereka tidak dapat berpisah dengan ponsel mereka, menurut sebuah jajak pendapat terhadap 1.240 orangtua dan anak-anak oleh Common Sense Media.

Penemuan dari kelompok nirlaba tersebut, yang fokus pada dampak media dan teknologi pada anak-anak, menyoroti akibat ketergantungan terhadap peralatan teknologi, termasuk mengganggu kegiatan berkendara, pekerjaan rumah dan waktu bersama lainnya.

Sekitar sepertiga dari responden mengatakan mereka bertengkar setiap hari soal penggunaan ponsel, menurut kelompok yang berbasis di San Francisco itu.

"Hal ini menyebabkan konflik harian di rumah," ujar pendiri dan CEO Common Sense Media James Steyer dalam pernyataan tertulis.

Kajian terpisah atas data yang tersedia mengenai penggunaan Internet dan teknologi menunjukkan keprihatinan atas media yang bermasalah. Multi-tasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus dapat menghambat kemampuan untuk membentuk memori dan kurangnya interaksi manusia juga dapat semakin menyulitkan perkembangan empati, menurut temuan Common Sense Media.

Anak-anak di AS antara usia 8 dan 12 melaporkan bahwa mereka menghabiskan hampir enam jam sehari menggunakan media, sementara mereka yang berusia 13 sampai 18 tahun menghabiskan hampir sembilan jam sehari menggunakan media, menurut kelompok tersebut.

Ellen Wartella, direktur Pusat Media dan Perkembangan Manusia di Northwestern University dan penasihat kajian tersebut, mengatakan masih belum jelas apa dampak nyata penggunaan media seperti itu pada perilaku anak-anak, sehingga perlu ada penelitian lebih lanjut.

Meski demikian, remaja bukan satu-satunya sumber keprihatinan, menurut jajak pendapat tersebut, karena orangtua juga memiliki risiko besar.

Lima puluh enam persen orang dewasa yang disurvei mengatakan mereka mengecek ponsel mereka saat berkendara, dan lebih dari setengah dari remaja yang disurvei mengatakan mereka melihat orangtuanya melakukan hal itu.

"Yang kita temukan adalah bahwa remaja dan orangtua sama-sama merasa kecanduan ponsel," ujar Steyer.‚Äč [hd/dw]

XS
SM
MD
LG