Tautan-tautan Akses

Oposisi Cemaskan Penggunaan Pemindai Sidik Jari dalam Pilpres Venezuela


Lawan-lawan politik Presiden Hugo Chavez mengkhawatirkan keadilan dalam pemilihan Presiden Venezuela 7 Oktober mendatang (foto: dok).

Lawan-lawan politik Presiden Hugo Chavez mengkhawatirkan keadilan dalam pemilihan Presiden Venezuela 7 Oktober mendatang (foto: dok).

Banyak yang mengatakan mereka takut bahwa sistem itu dapat memberi informasi kepada pemerintah mengenai suara setiap orang.

Mengingat ketatnya persaingan dalam pemilihan kembali Presiden Hugo Chavez, beberapa lawan politiknya memperingatkan bahwa penggunaan pemindai sidik jari di TPS mungkin menjauhkan pemilih Venezuela, menambah kekhawatiran tentang keadilan dalam pemilu 7 Oktober mendatang.

Associated Press melaporkan bahwa dewan pemilihan negara itu telah lama menggunakan memindai sidik jari di pintu masuk tempat-tempat pemungutan suara untuk memastikan identitas pemilih. Tapi tahun ini, pemindai itu akan langsung tersambung ke mesin pemungutan suara. Warga harus menekan ibu jari mereka untuk mengaktifkan sistem elektronik itu.

Banyak yang mengatakan mereka takut bahwa sistem itu dapat memberi informasi kepada pemerintah mengenai suara setiap orang.

Pakar mengatakan tidak ada bukti sistem itu digunakan untuk mengungkapkan pilihan rakyat, dan sebagian besar kalangan oposisi, yang akan terpukul jika rakyat tidak memilih, bersemangat menjamin keamanan sistem itu.

Kandidat presiden kelompok oposisi, Henrique Capriles dan tim kampanyenya telah berusaha meredakan kekhawatiran itu, dengan mengatakan mereka yakin suara pemilih akan dirahasiakan dan para pemilih seharusnya tidak perlu takut akan upaya intimidasi pemerintah.
XS
SM
MD
LG