Tautan-tautan Akses

Oposisi Tuduh Putin Gunakan Barang Milik Negara untuk Keperluan Pribadi


Menurut pemimpin oposisi Rusia, Boris Nemtsov, kekayaan Presiden Putin mencapai 22 juta dolar.

Menurut pemimpin oposisi Rusia, Boris Nemtsov, kekayaan Presiden Putin mencapai 22 juta dolar.

Pemimpin oposisi Rusia mengatakan, Presiden Putin menyelewengkan kekuasaan untuk menggunakan barang-barang milik negara bagi keperluan pribadi.

Pemimpin oposisi Rusia, Boris Nemtsov dan penyusun laporan lainnya , Leonid Martynyuk, mengeluarkan kajian yang memuat apa yang mereka sebut sebagai barang-barang mewah yang biasanya dimiliki oleh bangsawan-bangsawan kaya, yang sekarang digunakan oleh Presiden Vladimir Putin. Mereka melaporkan, ia punya toilet seharga 75.000 dolar di pesawat kepresidenan, dan koleksi arloji mahal bernilai sekitar 700.000 dolar.

Presiden Putin mencatatkan penghasilan tahunannya sekitar 115.000 dolar, dan ia mengatakan tugasnya memimpin Rusia membuatnya bekerja keras “seperti budak belian” dari pagi sampai malam.

Nemtsov mengatakan ia mempelajari foto-foto dan informasi lain untuk membuat surat selebaran berjudul “Kehidupan Seorang Budak Belian.”

Nemtsov mengatakan Putin punya 43 pesawat terbang, 15 helikopter, 20 vila, istana-istana, dan rumah-rumah, empat kapal pesiar, termasuk yang diberikan kepadanya oleh miliuner Roman Abramovich, dan koleksi arloji. Kalau dijumlah, katanya, kekayaan Putin bernilai 22 juta dolar.

Nemtsov mengatakan, “Jika juru bicara Vladimir Putin mengatakan bahwa adalah biasa di sebuah negara miskin, di mana dalam masa kekuasaan Putin jumlah sekolah berkurang 20.000, jumlah guru berkurang 700.000, jumlah rumah sakit berkurang dua kali, dan klinik berkurang 30 persen, maka kita punya pola pemikiran berbeda mengenai apa yang baik dan apa yang buruk.”

Masha Lipman, analis pada Badan Carnegie di Moskow, mengatakan, laporan Nemtsov didasarkan pada informasi dari media asing, jadi sulit menentukan apakah semua fakta itu benar. Ia mengatakan, “Putin bukan orang yang sembrono. Ia tidak suka menyerempet bahaya. Ia bisa mengurangi risiko-risiko yang dihadapinya, politis atau bukan, lebih baik daripada kebanyakan orang. Bahkan jika benar ia punya kekayaan yang diperolehnya secara gelap, saya rasa tidak mungkin orang tahu tentang itu atau menyebarluaskannya. Hampir tidak mungkin menelusuri pemilikan semua aset ini kepada Putin.”

Nemtsov tidak sependapat.

Ia mengatakan Presiden Putin mencampurbaurkan milik pribadinya dengan barang-barang milik negara sejak lama, dan “merasa semuanya miliknya.” Nemtsov mengatakan Putin “bergelimang dalam kemewahan,” dan itulah sebabnya ia tidak mau melepaskan kekuasaannya atas Kremlin.

Masha Lipman mengatakan kenyataan bahwa Putin mungkin sangat kaya, bukan merupakan masalah di Rusia.
XS
SM
MD
LG