Tautan-tautan Akses

Oposisi Thailand Tolak Ikut Pemilu


Pemimpin oposisi Thailand dan mantan perdana menteri Abhisit Vejjajiva berbicara dalam sebuah konferensi pers di Bangkok (3/5).

Pemimpin oposisi Thailand dan mantan perdana menteri Abhisit Vejjajiva berbicara dalam sebuah konferensi pers di Bangkok (3/5).

Pemimpin Partai Demokrat mengatakan PM Yingluck dan kabinet sementara harus mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sementara.

Pemimpin oposisi Thailand menolak memberikan komitmen bahwa partainya akan berpartisipasi dalam pemilihan umum mendatang, dan sekali lagi menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri Yingluck Shinawatra.

Pemimpin Partai Demokrat Abhisit Vejjajiva pada Sabtu (3/5) mengatakan Yingluck dan kabinet sementara harus mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sementara yang ditunjuk untuk mengawasi perdebatan politik mengenai reformasi politik.

Referendum akan dilakukan mengenai reformasi yang diusulkan, dengan pemilu diselenggarakan enam bulan kemudian, ujarnya.

Pihak oposisi memboikot dan mengacaukan pemilu Februari. Pekan ini, Thailand menetapkan tanggal pemilu baru, 20 Juli, meskipun usul itu masih harus mendapat persetujuan dan dekrit raja.

Pemerintahan Yingluck hanya berfungsi sebagian setelah ia pada Desember membubarkan parlemen dan menetapkan pemilu Februari itu.

Pihak oposisi ingin menghilangkan pengaruh keluarga Shinawatra dari kancah politik Thailand. Abang Yingluck, Thaksin Shinawatra, terguling dari jabatan sebagai perdana menteri menyusul kudeta militer dan protes besar antipemerintah pada 2006. Namun ia disinyalir masih mengontrol kekuasaan dari jauh.
XS
SM
MD
LG