Tautan-tautan Akses

Oposisi Singapura Incar Perolehan Suara Lebih Banyak dalam Pemilu Mei


Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew

Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew

Partai-partai oposisi akan menantang kandidat dari Partai Aksi Rakyat yang berkuasa, dalam memperebutkan 82 dari 87 kursi parlemen.

Kampanye bagi pemilihan anggota parlemen Singapura dimulai Rabu. Partai-partai oposisi berharap kali ini dapat meningkatkan perolehan suara secara substansial dalam menghadapi partai berkuasa sejak negara kota itu merdeka tahun 1965.

Departemen Urusan Pemilu menyatakan partai-partai oposisi akan menantang para kandidat dari Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa, dalam memperebutkan 82 dari 87 kursi parlemen.

Kursi-kursi yang tidak diperebutkan berada di distrik Tanjong Pagar, yang didominasi oleh mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew. Pemungutan suara akan berlangsung pada 7 Mei.
PAP telah memerintah Singapura tanpa henti sejak 1959, ketika partai tersebut mulai berkuasa di bawah pemerintahan otonomi terbatas semasa Singapura menjadi koloni Inggris. Partai ini memimpin Singapura melewati resesi tahun 2009 dan mencapai pertumbuhan ekonomi 14.4 persen tahun lalu. Tetapi, partai-partai oposisi ingin memanfaatkan ketidakpuasan pemilih karena membubungnya harga rumah dan meningkatnya jumlah pekerja asing di Singapura.

Oposisi hanya menguasai dua kursi di parlemen terdahulu, tetapi Partai Pekerja, partai oposisi terbesar, mengincar kemenangan dari para kandidat PAP di sebuah distrik dengan lima kursi.

XS
SM
MD
LG