Tautan-tautan Akses

Pemimpin Oposisi Libya Perintahkan Pembubaran Milisi


Mustafa Abdel Jalil mengumumkan keputusan pembubaran milisi-milisi hari Sabtu (30/7).

Mustafa Abdel Jalil mengumumkan keputusan pembubaran milisi-milisi hari Sabtu (30/7).

Semua faksi milisi dibubarkan dan berada di bawah kendali TNC menyusul pembunuhan pemimpin militer Abdel Fattah Younes.

Kepala Dewan Transisi Nasional Libya (TNC) mengatakan kelompok oposisi telah memerintahkan semua faksi milisi untuk dibubarkan dan berada di bawah kendali TNC menyusul pembunuhan pemimpin militer kelompok itu.

Mustafa Abdel Jalil mengumumkan keputusan itu hari Sabtu setelah pemimpin militer Abdel Fattah Younes dan dua stafnya tewas ditembak dalam perjalanan mereka ke Benghazi pada hari Kamis.

Younes termasuk orang yang dekat dengan pemimpin Moammar Gaddafi sebelum bergabung dengan pemberontak, namun Jalil membantah laporan bahwa ia mungkin dibunuh karena dicurigai berkhianat.

TNC mengatakan membentuk komite untuk menyelidiki kematian dan beberapa orang telah diperiksa. Seorang anggota kelompok oposisi mengatakan TNC telah menunjuk Suleiman Mahmud al-Obeidi sebagai kepala sementara militer.

Dalam perkembangan terpisah hari Sabtu, pemerintah Libya mengatakan tiga wartawan tewas dalam serangan udara NATO ke sebuah stasiun televisi milik pemerintah.

NATO mengatakan membom tiga satelit parabola di ibukota Libya, Tripoli, sebagai upaya mencegah Gadhafi menggunakan televisi pemerintah untuk mengintimidasi warga madani. Juru bicara NATO, Kolonel Roland Lavoie, mengatakan serangan itu "perlu," karena Gadhafi menggunakan siaran televisi untuk "menindas dan mengancam" rakyat Libya.

Tapi Perusahaan Penyiaran Libya mengecam serangan itu, dan mengatakan stasiun TV bukan "sasaran militer" dan karyawan yang sedang menjalankan tugasnya sebagai wartawan bukan ancaman.

XS
SM
MD
LG