Tautan-tautan Akses

Oposisi Libya Cari Dukungan Tambahan dari Perancis


Wakil PM Inggris Nick Clegg (kiri) bersama Mustafa Abdel Jalil, salah seorang Ketua kelompok oposisi Libya TNC di London (12/5).

Wakil PM Inggris Nick Clegg (kiri) bersama Mustafa Abdel Jalil, salah seorang Ketua kelompok oposisi Libya TNC di London (12/5).

AS mengakui bahwa kelompok oposisi (TNC ) mewakili rakyat Libya, tetapi tidak sampai memberi pengakuan diplomatik penuh.

Para tokoh oposisi Libya akan mencari dukungan tambahan dari Perancis hari ini, sehari setelah Amerika tidak sampai memberi pengakuan diplomatik sepenuhnya kepada Dewan Transisi Nasional Oposisi atau TNC.

Presiden Perancis Nicolas Sarkozy akan bertemu dengan ketua dewan itu, Mahmoud Jabril, di Paris hari ini. Delegasi TNC telah bertemu dengan penasihat keamanan nasional Amerika Tom Donilon dan para pejabat lain di Washington hari Jumat.

Setelah pertemuan itu, Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang menyebut TNC “suara yang sah dan layak dipercaya” mewakili rakyat Libya, tetapi tidak sampai memberi pengakuan diplomatik penuh yang sedang diusahakan Jabril.

Dalam pernyataan, Gedung Putih mengatakan kedua pihak membicarakan bagaimana Amerika dan koalisi NATO dapat memberi dukungan lagi kepada dewan itu. Menurut pernyataan itu, Donilon memuji janji dewan untuk mengadakan transisi politik yang inklusif dan masa-depan yang demokratis bagi Libia.

Donilon juga menekankan bahwa pemimpin Libia Moammar Gadhafi telah kehilangan keabsahan untuk berkuasa dan menyatakan lagi seruan Presiden Barack Obama agar Gadhafi segera turun dari kekuasaan.

Ini adalah kunjungan ke Gedung Putih yang pertama oleh para wakil dari Dewan Transisi Nasional Libia. Amerika Serikat belum dengan resmi mengakui dewan itu, dan para pejabat Amerika mengatakan masih terlalu dini untuk melakukannya sekarang.

Sementara itu, ledakan baru mengguncang ibukota Libya, Tripoli, Jumat malam dan Sabtu pagi.

Hari Jumat, pemimpin Libya Moammar Gadhafi memberi jaminan kepada rakyatnya bahwa ia masih hidup dan di sebuah tempat yang tidak dapat dicapai oleh bom NATO. Ucapannya itu dipancarkan melalui televisi negara Libya, setelah seorang pejabat Italia mengatakan ada laporan yang belum dikukuhkan bahwa Gadhafi kemungkinan luka-luka setelah berminggu-minggu serangan udara NATO.

Sementara itu, seorang jurubicara pemerintah Libya mengatakan serangan udara NATO menewaskan 11 orang imam di kota Brega, Libya Timur, hari Jumat. NATO menanggapinya dengan mengatakan mereka sangat hati-hati dalam memilih sasaran dan hanya menyerang tempat komando dan penguasa militer di Brega.

XS
SM
MD
LG