Tautan-tautan Akses

Oposisi Kecam Pembantaian Massal oleh Pasukan Suriah


Dalam foto yang dirilis oleh oposisi Suriah, nampak para tentara Pemerintah Suriah - berdiri di dekat mayat-mayat yang bergelimpangan di desa Bayda, wilayah pegunungan di luar kota pantai Banias, Suriah (2/5).

Dalam foto yang dirilis oleh oposisi Suriah, nampak para tentara Pemerintah Suriah - berdiri di dekat mayat-mayat yang bergelimpangan di desa Bayda, wilayah pegunungan di luar kota pantai Banias, Suriah (2/5).

Oposisi menuduh pasukan Suriah mengeksekusi sedikitnya 150 orang di desa Bayda hari Kamis (2/5), termasuk perempuan dan anak-anak.

Oposisi utama Suriah menuduh pemerintah Presiden Bashar al-Assad melakukan "pembantaian besar-besaran" di sebuah desa di Suriah barat laut, di mana aktivis mengatakan pasukan militer menewaskan puluhan warga sipil.

Pembantaian di desa Bayda tersebut dilaporkan mengakibatkan kematian puluhan orang di sebuah kota di Suriah barat-laut, Kamis (2/5).

Koalisi Nasional Suriah menuduh bahwa pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad terlibat langsung dalam pembunuhan dan pembakaran sedikitnya 150 orang, termasuk wanita dan anak-anak di desa tersebut.

Organisasi hak azasi Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, yang bergantung pada jaringan sumber di lapangan, mengatakan mereka telah mendokumentasikan sedikitnya 50 orang tewas akibat insiden itu. Tetapi, organisasi hak azasi itu mengigatkan bahwa kemungkinan jumlah korban tewas jauh lebih tinggi, karena banyak warga setempat yang telah hilang.

Desa Bayda yang berpenduduk mayoritas Sunni itu terletak tidak jauh di selatan daerah Banias, yang penduduknya banyak anggota sekte minoritas Alawi, termasuk Presiden Assad. Pergolakan dua tahun ini telah dipimpin oleh mayoritas Muslim Sunni Suriah.
XS
SM
MD
LG