Tautan-tautan Akses

Oposisi Kamboja Boikot Sidang Pembukaan Parlemen


Tokoh oposisi Kamboja, Sam Rainsy (tengah) menolak pembicaraan dengan partai yang berkuasa pimpinan PM Hun Sen (foto: dok).

Tokoh oposisi Kamboja, Sam Rainsy (tengah) menolak pembicaraan dengan partai yang berkuasa pimpinan PM Hun Sen (foto: dok).

Kelompok oposisi di Kamboja akan terus memboikot sidang pembukaan DPR dan melancarkan aksi protes terhadap hasil pemilu Kamboja.

Kelompok oposisi di Kamboja akan terus memboikot sidang pembukaan DPR dan melancarkan aksi protes karena komisi pemilihan umum mengesahkan kemenangan Perdana Menteri Hun Sen.

Tokoh oposisi Sam Rainsy mengatakan hari Minggu bahwa Partai Penyelamatan Kamboja atau CNRP tidak berminat mengadakan pembicaraan dengan partai yang berkuasa pimpinan Hun Sen, sampai diadakannya penyelidikan independen tentang laporan-laporan kecurangan dalam pemilihan umum itu.

Kata Rainsy, pihak oposisi akan mengadakan demonstrasi selama tiga hari mulai hari Minggu depan.

Komisi pemilihan Kamboja mengatakan hari Minggu bahwa partai pemerintah Hun Sen menang dalam pemilihan umum bulan Juli yang dipersengketakan itu. Komisi juga menolak tuduhan oposisi bahwa pemilihan itu berlangsung curang.

Komisi pemilihan mengatakan Partai Rakyat Kamboja, atau CPP mendapat 68 kursi, dan kelompok oposisi CNRP mendapat 55 kursi, jumlah yang lebih besar dari yang diperolehnya dalam pemilu-pemilu di masa lampau. Kata pihak oposisi, kalau pemilu berjalan jujur dan adil, partainya akan mendapat lebih banyak kursi lagi.
XS
SM
MD
LG