Tautan-tautan Akses

Olah Raga Sepatu Roda Kembali Populer di Kalangan Perempuan AS

  • Selah Hennessy

'Roller Derby championship' atau kejuaraan sepatu roda nasional yang diselenggarakan di Denver, Colorado (28/11).

'Roller Derby championship' atau kejuaraan sepatu roda nasional yang diselenggarakan di Denver, Colorado (28/11).

Permainan sepatu roda yang pernah sangat populer di Amerika kini dihidupkan kembali di Austin, Texas sebagai sport amatir untuk perempuan. Baru-baru ini, sebuah “roller derby championship” atau “kejuaraan sepatu roda” nasional diselenggarakan di Denver, Colorado.

Permainan sepatu roda pernah sangat populer di Amerika sampai kemudian menghilang pada tahun 1970-an. Kemudian sekitar satu dekade lalu, olahraga ini dihidupkan kembali di Austin, Texas sebagai sport amatir untuk perempuan. Sejak itu sepatu roda menyebar kembali ke seluruh negara.

Sebuah “roller derby championship” atau “kejuaraan sepatu roda” nasional diselenggarakan di Denver, Colorado.

Dalam roller derby, dua tim, masing-masing dengan lima pemain, berpacu mengelilingi trek sepatu roda. Pemain tercepat disebut jammer dan berusaha meluncur menyusul anggota tim lawan yang disebut blockers. Ketika seorang jammer berhasil melewati blocker maka ia memperoleh poin.

Acapkali pertandingan ini berakhir dengan cedera ringan tetapi kadang-kadang ada juga tulang yang patah.

Salah seorang peserta 'roller derby championship' di Denver, Colorado (28/11).

Salah seorang peserta 'roller derby championship' di Denver, Colorado (28/11).

Banyak perempuan dihiasi dengan tatoo, memakai hot pants dan kaos kaki panjang dan identitasnya galak-galak. Tetapi menurut pemain yang bernama Molotov M. Pale, roller derby lebih dari sekedar tinju, sikut-sikutan atau pamer.

"Dalam roller derby yang cikal bakalnya dikonsepsikan sepuluh tahun lalu, berasal dari sub budaya. Jadi waktu itu banyak ciri dan gaya individu serta pemain-pemainnya kemudian menjadi pribadi-pribadi yang memukau. Ini masih terlihat sampai sekarang tetapi olahraga ini juga bergeser menjadi sport yang lebih luas digemari serta tidak didominasi sub budaya tertentu lagi," demikian ujar Molotov M. Pale.

Olah raga ini menjadi semakin populer, kini lebih dari 1.000 liga terbentuk di seluruh dunia memainkan roller derby dan disetiap sudut Amerika bisa ditemukan tim roller derby ini.

Susy Hotrod, salah satu pemain bintang dari tim New York, the "Gotham Girls", yang menjadi juara sepatu roda nasional. Menurutnya kemampuan atletik adalah kunci dari permainan roller derby.

"Roller derby adalah sesuatu yang sangat menarik untuk perempuan. Bermodalkan tenaga super, hal ini memberdayakan perempuan serta memberi rasa percaya diri, sebagai atlit. Disini setiap orang bisa ikut dan bermain olahraga, merasakan dukungan masyarakat dan menjadi atletik, hal-hal ini benar-benar mengubah hidup saya," kata Susy.

Penggemarnya juga tak kalah semangatnya."Saya gemar melihat para wanita ikut berpartisipasi dalam olah raga seperti ini. Menyenangkan sekali," demikian komentar para penggemar olah raga Roller Derby.

Apapun perkembangan roller derby di masa depan, para penggemar ini berharap, tinju dan sikut-sikutan yang menjadi cirinya tetap dipertahankan.

XS
SM
MD
LG