Tautan-tautan Akses

AS

Obama Hadapi Kongres Partai Republik dalam Pidato Kenegaraan


Presiden Amerika Serikat Barack Obama (Foto: dok)

Presiden Amerika Serikat Barack Obama (Foto: dok)

Presiden Obama ingin menggunakan pendapatan pajak yang diperkirakan sekitar $320 milar dalam 10 tahun mendatang, untuk menyeimbangi pengurangan pajak bagi warga-warga Amerika berpenghasilan sedang.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan menyerukan dikenakannya kenaikan pajak bagi orang-orang Amerika yang kaya-raya dalam pidato tahunan kenegaraannya di hadapan sidang bersama Kongres, hari Selasa (20/1).

Ini adalah kali pertama dalam masa kepresidenannya di mana dia benar-benar di dominasi oleh Partai Republik. Obama akan menyerukan kenaikan pajak bagi keuntungan yang diperoleh warga yang menjual aset, seperti stok, bond dan properti, menghentikan keringanan pajak bagi pewaris harta-benda tak bergerak yang bernilai jutaan dolar, dan mengenakan pajak yang besar terhadap perusahaan-perusahaan keuangan.

Presiden ingin menggunakan pendapatan pajak yang diperkirakan sekitar $320 milar dalam 10 tahun mendatang, untuk menyeimbangi pengurangan pajak bagi warga-warga Amerika berpenghasilan sedang, dan untuk berbagai insiatif seperti kuliah bebas SPP bagi mahasiswa perguruan tinggi lokal.

Semua proposal tersebut telah ditolak oleh anggota Kongres PartaiRepublik, yang menguasai DPR dan Senat, setelah pemilu sela November lalu. Tetapi, Obama telah berjanji akan memveto sejumlah prioritas Partai Republik, seperti jalur pipa minyak antara Kanada dan Pantai Teluk Meksiko dan undang-undang reformasi perawatan kesehatan yang dipeloporinya.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG