Tautan-tautan Akses

Obama Harapkan Penyelidikan Seksama Kondite Oknum Secret Service


Suasana di depan hotel El Caribe, Cartagena, Kolombia (14/4). Anggota agen rahasia AS dibebastugaskan dan ditarik dari tugas mengawal presiden AS atas tuduhan terkait penggunaan jasa perempuan penghibur di hotel ini.

Suasana di depan hotel El Caribe, Cartagena, Kolombia (14/4). Anggota agen rahasia AS dibebastugaskan dan ditarik dari tugas mengawal presiden AS atas tuduhan terkait penggunaan jasa perempuan penghibur di hotel ini.

Skandal 'Secret Service' telah membayangi kegiatan diplomatik Obama dalam pertemuan puncak benua Amerika di Cartagena akhir pekan yang baru lalu.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan hari Minggu ia mengharapkan penyelidikan yang seksama mengenai tuduhan kondite buruk para petugas keamanan presiden Amerika atau Secret Service di Kolombia, dan memperingatkan bahwa ia akan marah kalau tuduhan itu ternyata benar.

Para pejabat Amerika mengatakan bahwa 11 orang petugas keamanan presiden yang dikirim ke Kolombia menjelang kunjungan Presiden Obama, dipulangkan dan dibebastugaskan untuk sementara, sambil menunggu hasil penyelidikan kondite buruk yang dituduhkan itu. Para petugas tersebut dituduh menggunakan jasa pekerja seks komersil, hari Sabtu (14/4). Lima anggota militer Amerika yang diberi tugas untuk membantu agen rahasia tersebut telah ditahan dalam barak mereka di Kolombia.

Perbuatan buruk yang dituduhkan itu kabarnya terjadi sebelum Obama tiba di kota peristirahatan Cartagena hari Jumat untuk menghadiri pertemuan puncak benua Amerika.

Obama menyebut insiden itu hal yang sangat jarang terjadi dan memuji Secret Service sebagai satuan.

Sebelumnya hari Minggu, seorang tokoh fraksi Republik dalam DPR mengatakan ia yakin insiden di Kolombia itu kemungkinan bukan insiden yang jarang terjadi.
Tokoh dari Kalifornia, Darell Issa, mengatakan hal-hal seperti ini tidak terjadi kalau tidak pernah terjadi sebelumnya. Issa, ketua komisi pengawasan DPR, mengatakan dalam acara 'Face The Nation' televisi CBS ia tidak tahu apakah Kongres akan mengadakan sidang dengar keterangan mengenai insiden itu.

Yang memperihatinkan, katanya, adalah bahwa petugas keamanan yang berperilaku demikian, rawan terhadap pemerasan dan intimidasi. Karena itu perilaku tersebut dapat membahayakan keamanan presiden dan lain-lain yang dilindunginya.

Korps Secret Service telah mengatakan tidak ada petugas yang tersangkut dalam insiden itu bertugas melindungi Obama saat itu.
XS
SM
MD
LG