Tautan-tautan Akses

Obama Ungguli Romney di Kalangan Pemilih Perempuan

  • Isa Ismail

Presiden Barack Obama memberikan pidato pada 'Forum on Women and the Economy' (6/4). Obama dinilai unggul di kalangan pemilih perempuan dalam pilpres 2012.

Presiden Barack Obama memberikan pidato pada 'Forum on Women and the Economy' (6/4). Obama dinilai unggul di kalangan pemilih perempuan dalam pilpres 2012.

Hasil pol paling baru di antara kelompok perempuan independen menunjukkan Presiden Barack Obama berada 14 point di depan kandidat terkuat Partai Republik, Mitt Romney.

Minggu ke-4 bulan April ini akan diadakan pemilihan pendahuluan calon presiden Partai Republik yang akan berhadapan dengan Presiden Barack Obama nanti. Kandidat paling depan saat ini adalah Mitt Romney, yang telah berhasil mengumpulkan 651 delegasi yang akan dikirim ke Konvensi Partai bulan Agustus di Tampa, Florida.

Pemilihan pendahuluan (primaries) tanggal 24 April itu akan diadakan di lima negara bagian, untuk memperebutkan 231 delegasi lagi. Tapi, kalaupun Mitt Romney menang dalam ke lima kontes itu, ia masih belum mencapai jumlah delegasi yang diperlukan untuk menjadikannya penantang Obama, yaitu 1144 delegasi. Mengingat separuh dari seluruh warga Amerika yang berhak memilih presiden nanti adalah perempuan,

Presiden Obama sedang berusaha memanfaatkan isu-isu penting yang akan menentukan siapa yang akan menang nanti.

Ketika berbicara minggu lalu dimuka sebuah forum tentang pentingnya peran perempuan dalam kehidupan bangsa Amerika, Presiden Obama mengatakan:
“Kaum perempuan bukan merupakan satu blok yang monolitik. Perempuan bukan hanya merupakan kelompok kepentingan, dan karenanya tidak boleh diperlakukan seperti itu. Perempuan merupakan separuh dari rakyat Amerika dan separuh dari jumlah tenaga kerja,” kata Presiden Obama.

Kandidat partai Republik, Mitt Romney juga berusaha menarik suara kaum perempuan setelah timbul berbagai isu bahwa Partai Republik pada umumnya tidak menghargai pendapat perempuan tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan langsung mereka, seperti kontrasepsi dan keluarga berencana. Istri Romney, Ann, bahkan ikut terjun berkampanye dan menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga mereka. Ia bahkan mengatakan punya enam anak, yaitu lima putra yang sudah dewasa ditambah Mitt Romney.

Kalau pada permulaan masa kampanye. Mitt Romney dan Presiden Obama punya pendukung perempuan sama kuat, pol paling baru di antara kelompok perempuan independen menunjukkan Obama berada 14 point di depan Romney, dan unggul 18 point di antara pemilih perempuan secara keseluruhan.

Ketika membahas isu-isu yang menyangkut perempuan, Presiden Obama mengatakan Jumat lalu, “Kalau kita bicara tentang issue-issue ini, yang secara langsung mempengaruhi kehidupan perempuan, kita harus menyadari bahwa issue-issue itu bukan hanya menyangkut kepentingan perempuan. Isu-isu itu menyangkut keluarga, menyangkut ekonomi, menyangkut pertumbuhan bangsa, dan menyangkut kekuatan ekonomi Amerika sebagai negara pesaing yang besar.”

Presiden Obama menambahkan, perbedaan gaji dan upah antara perempuan dan laki-laki di Amerika menimbulkan kesenjangan ekonomi yang merugikan rakyat Amerika secara keseluruhan.

Obama mengatakan, “Kalau ada di antara rakyat kita yang tidak bisa mencapai hasil maksimum yang mestinya bisa diperoleh, hanya karena faktor-faktor yang tidak ada hubungannya dengan bakat, atau etika kerja, maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh bangsa.”
XS
SM
MD
LG