Tautan-tautan Akses

Obama: Trump Tak Percaya Diri


Presiden AS Barack Obama (kanan) menyebut Donald Trump seorang yang 'tidak percaya diri' (foto: dok).

Presiden AS Barack Obama (kanan) menyebut Donald Trump seorang yang 'tidak percaya diri' (foto: dok).

Presiden AS Barack Obama menyebut Donald Trump “tidak percaya diri” dan mengatakan “Trump meningkatkan kepercayaan dirinya” dengan menekan orang lain.

Presiden Amerika Barack Obama menanggapi pernyataan-pernyataan cabul yang disampaikan Trump tahun 2005 ketika ia terekam kamera sedang membual tentang bagaimana ia bisa meraba-raba alat kelamin perempuan karena ia seorang “bintang”. Video pembicaraan itu dipublikasikan oleh suratkabar the Washington Post hari Jumat (7/10).

Ketika berkampanye bagi anggota Kongres asal Illinois, Tammy Duckworth hari Minggu (9/10), Obama mengatakan kata-kata semacam itu dari seorang calon presiden Partai Republik menunjukkan bahwa “ia sangat ceroboh dan tidak menghormati kaum perempuan” yang disyaratkan dalam demokrasi aktif.

Obama: Terlalu banyak yang dipertaruhkan jika Trump menang

Meskipun jajak pendapat menunjukkan bahwa Trump hanya selisih tipis dengan calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton, Obama mengatakan terlalu banyak yang dipertaruhkan. Obama menekankan pentingnya kerja keras dan ikut memberikan suara dalam pemilu 8 November mendatang.

Trump dan Clinton akan berhadapan dalam debat kedua Minggu malam (9/10) dan pernyataan-pernyataan Trump tentang perempuan 11 tahun lalu tampaknya akan menjadi topik utama.

Meski Trump minta maaf, petinggi Republik tetap serukan Trump mundur

Trump telah minta maaf atas pernyataannya dan mengatakan ia akan tetap bertarung, menafikan seruan dari sejumlah petinggi Partai Republik supaya ia mengundurkan diri dan digantikan oleh pendampingnya – calon wakil presiden Mike Pence.

“Siapa pun yang mengenal saya tahu persis bahwa kata-kata itu tidak mencerminkan siapa saya. Saya mengatakannya, saya salah dan saya minta maaf”, pernyataan Trump di Facebook-nya.

“Saya berjanji akan menjadi orang yang lebih baik pada masa depan dan tidak akan pernah mengecewakan Anda,” tambahnya.

Trump tuduh balik suami Hillary Clinton

Trump kemudian menuduh mantan presiden Bill Clinton telah menganiaya perempuan secara fisik dan mengatakan bahwa Hillary Clinton “telah mem-bully, menyerang, mempermalukan dan mengintimidasi korbannya”.

Beberapa saat sebelum dimulainya debat, Trump melangsungkan konferensi pers diapit perempuan-perempuan yang menuduh Bill Clinton telah melecehkan mereka secara seksual. Trump mengatakan perempuan-perempuan ini ingin didengar. Trump mengancam akan bicara tentang perselingkuhan Bill Clinton pada masa lalu dalam debat kedua Minggu malam (9/10).

Sejauh ini satu-satunya reaksi Hillary Clinton menanggapi pernyataan Trump hanya dengan satu kata yang disampaikannya lewat Twitter, yaitu “mengerikan”.

Bill Clinton dimakzulkan oleh DPR Amerika tahun 1998 karena berbohong tentang hubungan seksual yang dilakukannya dengan seorang staf magang di Gedung Putih, tetapi tidak terbukti bersalah dalam pengadilan di Senat. Beberapa perempuan juga menuduh Bill Clinton melakukan pelecehan seksual sebelum dan setelah menjadi presiden, tetapi klaim-klaim itu tidak terbukti atau menyebabkan tuntutan kriminal terhadapnya. Beberapa perempuan lain juga mengatakan mereka telah berselingkuh dengan mantan presiden itu.

Sejumlah petinggi partai Republik menilai sudah kalah dalam pemilu

Sejumlah petinggi Partai Republik menyerukan Trump mundur dari pertarungan pemilu presiden, dengan mengatakan bahwa partai itu sudah kalah dalam perebutan kursi di Gedung Putih tetapi masih bisa berupaya memenangkan kursi Senat dan DPR.

Senator Arizona yang pernah menjadi calon presiden Partai Republik pada pemilu tahun 2008 John McCain juga menarik dukungan dari Trump, tetapi tidak menyerukannya untuk mundur.

Sementara calon presiden Partai Republik pada pemilu tahun 2012 Mitt Romney mengutuk bualan seks Trump itu dengan mengatakan “Mengejar perempuan yang sudah menikah? Membenarkan serangan seksual? Tindakan mempermalukan semacam itu juga merendahkan istri dan anak perempuan kita, dan sekaligus merusak citra Amerika di mata dunia”. [em]

XS
SM
MD
LG