Tautan-tautan Akses

AS

Obama: Tak Ada Respon Militer untuk Program Nuklir Iran


Presiden Barack Obama menerima kunjungan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih (5/3). Kunjungan Netanyahu terkait kekhawatiran atas nuklir Iran.

Presiden Barack Obama menerima kunjungan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih (5/3). Kunjungan Netanyahu terkait kekhawatiran atas nuklir Iran.

Presiden AS Barack Obama mengatakan diplomasi, bukan aksi militer, adalah satu-satunya cara untuk menghentikan upaya Iran membuat bom nuklir.

Obama memberikan komentar itu dalam sebuah wawancara dengan televisi Israel Channel 2. Bagian dari wawancara itu disiarkan hari Senin (1/6).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali memperingatkan bahwa kesepakatan nuklir dengan Iran akan merupakan transaksi yang buruk dan masih memberikan kemampuan kepada Iran untuk membuat bom sehingga sangat membahayakan Israel.

Kecaman terus menerus yang dilontarkan oleh Netanyahu terhadap pembicaraan nuklir dengan Iran, dan terutama penampilannya di hadapan Kongres Amerika Maret lalu, telah membuat marah pemerintahan Obama.

Tetapi Presiden Obama mengatakan dalam wawancara itu bahwa ia memahami “kekhawatiran” dan “ketakutan” Israel. Dia telah mengatakan berulang kali bahwa keamanan Israel adalah prioritas utama bagi Amerika.

Di Washington hari Senin, juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan Presiden Obama tidak akan menandatangani kesepakatan dengan Iran yang tidak mencakup inspeksi terhadap instalasi-instalasi militer Iran.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan tidak akan membiarkan inspeksi tersebut.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG