Tautan-tautan Akses

AS

Obama Sampaikan Kebijakan Pengawasan Senjata Api dalam Pertemuan Warga


Presiden Barack Obama saat menyampaikan pidato di East Room, Gedung Putih di Washington, 5 Januari 2016, tentang langkah-langkah mengurangi kekerasan senjata.

Presiden Barack Obama saat menyampaikan pidato di East Room, Gedung Putih di Washington, 5 Januari 2016, tentang langkah-langkah mengurangi kekerasan senjata.

Presiden Amerika Barack Obama akan menyampaikan desakan baru kepada masyarakat Kamis malam (7/1) untuk memenangkan dukungan atas perintah eksekutifnya untuk memperketat pengawasan mengenai kepemilikan senjata api, dengan mengadakan pertemuan warga yang disiarkan di televisi secara nasional mengenai isu yang menjadi perdebatan sengit itu.

Presiden Obama akan duduk bersama wartawan jaringan televisi CNN Anderson Cooper untuk menjawab pertanyaan langsung dari hadirin di George Mason University di Fairfax, Virginia di pinggiran kota Washington. Meski demikian acara itu tidak sepenuhnya terbuka bagi umum. Universitas itu mengatakan jaringan televisi itu memilih baik penganjur pengawasan senjata api dan mereka yang menentang peraturan yang lebih banyak guna menghadiri dan mengajukan pertanyaan kepada Presiden Obama.

Presiden Obama mengumumkan serangkaian peraturan yang berdampak pada penjual senjata dan pembeli awal minggu ini dalam penampilan yang emosional di Gedung Putih dimana ia menghapus air mata ketika mengenang para korban kekerasan senjata api di Amerika. Peraturan-peraturan baru itu memperketat prosedur izin bagi mereka yang menjual senjata api dan persyaratan pengecekan latar belakang sebelum pembeli bisa memiliki senjata.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan tujuan pertemuan warga itu bagi Obama adalah “untuk melibatkan baik orang-orang yang mendukung sikapnya mengenai keamanan senjata api tapi juga mengadakan pembicaraan dengan mereka yang tidak setuju dengan beberapa sikap presiden terhadap isu-isu ini. [my/al]

XS
SM
MD
LG