Tautan-tautan Akses

Obama, Romney Kampanye Hingga Saat-Saat Terakhir


Capres Partai Republik Mitt Romney dan Presiden Barack Obama terus melakukan kampanye hingga saat-saat terakhir sebelum pilpres hari Selasa, 6 November 2012 (foto: dok).

Capres Partai Republik Mitt Romney dan Presiden Barack Obama terus melakukan kampanye hingga saat-saat terakhir sebelum pilpres hari Selasa, 6 November 2012 (foto: dok).

Kampanye Presiden Barack Obama dan Capres Partai Republik Mitt Romney umumnya dilakukan di negara-negara bagian di mana keduanya bersaing sangat ketat, dua hari menjelang pilpres AS.

Presiden Amerika Barack Obama dan penantangnya Mitt Romney masih terus berkampanye di beberapa negara bagian penting dimana kedua calon sama kuat.

Presiden Obama hari Minggu berkunjung ke New Hampshire, Florida, dan Ohio sebelum mengakhiri kegiatannya pada hari itu dengan kampanye di Colorado. Di Florida, presiden mengatakan kepada para pendukung bahwa ia akan berusaha untuk memberdayakan golongan menengah.

Hari Senin, Obama kembali ke Wisconsin dan Iowa, dan mengadakan satu lagi kampanye di Ohio sebelum menuju kota kediamannya Chicago, dimana ia akan berada pada malam pemilu untuk memantau hasil pemungutan suara.

Romney mengadakan kampanye di Iowa, Ohio, dan Pennsylvania dan terakhir di Virginia pada hari Minggu. Ketika singgah di Cleveland, calon presiden itu berjanji akan melintasi garis partai dalam semangat kerjasama kedua partai, dan menuduh presiden memecah-belah.

Agenda Romney hari Senin mencakup kampanye di Florida kemudian kembali ke Virginia, Ohio dan New Hampshire. Ia akan berada di Boston pada malam pemilu, di negara bagian kampung halamannya Massachusetts.

Jajak pendapat menunjukkan kedua calon sama kuat dalam negara-negara bagian penting Kolorado, Florida, Ohio, dan Virginia. Presiden Obama sedikit lebih unggul di Ohio dan Virginia, sementara Romney unggul di Kolorado dan kedua calon sama kuat di Florida.

Ke-4 negara bagian tersebut disebut “swing states,” yang tidak jelas akan mendukung calon yang mana, namun sangat penting bagi calon presiden untuk meraih 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangkan Gedung Putih.

Ke-435 kursi DPR Amerika juga akan diprebutkan dalam pemilu hari Selasa, serta 33 dari ke-100 kursi Senat.

Sebelum memulai penampilan kampanye secara marathon, Presiden Obama mengawali hari Sabtu untuk menyelesaikan beberapa urusan. Ia mengunjungi markas Badan Manajemen Darurat Federal FEMA yang mengkoordinir bantuan kemanusiaan di beberapa bagian timur Amerika yang dihantam badai Sandy.

Presiden Obama mengatakan kepada para penasehat tinggi, pejabat lokal dan wartawan bahwa ia akan membuat semua sumber daya federal – termasuk militer – tersedia untuk menggerakkan pasokan bantuan ke daerah-daerah yang terkena dampak. Ia menjanjikan upaya “120 persen” oleh siapapun yang terlibat.

“Kami tidak sabar menghadapi birokrasi. Kami tidak sabar menghadapi prosedur rumit (birokrasi). Kami ingin memastikan bahwa kami akan berupaya menjawab “iya” daripada “tidak” ketika menemui masalah dalam penanganan badai Sandy”.

Sementara itu dalam tur kampanyenya mantan gubernur Massachusetts Mitt Romney berhenti di pinggiran timur kota Portsmouth – New Hampshire. Mitt Romney mengecam presiden Obama karena meminta kerumunan publik untuk tidak mengejeknya tetapi membalas “dendam” dengan memberi suara.

“Presiden Obama mengatakan sesuatu yang mungkin anda baru dengar sekarang, yang saya kira mengejutkan banyak orang. Ketika berbicara pada kerumunan massa-nya, Presiden Obama mengatakan “pemilu merupakan pembalasan dendam terbaik”. Ia mengatakan kepada para pendukungnya, untuk ikut pemilu demi dendam. Pemilu demi dendam? Saya ingin mengatakan pada anda… ikutlah pemilu karena rasa cinta ada pada negara”.
XS
SM
MD
LG