Tautan-tautan Akses

Obama Perbesar Keunggulan di Florida dan Ohio


Jajak pendapat terakhir menunjukkan keunggulan Obama atas Romney naik di dua negara bagian penting: Ohio dan Florida (foto: dok).

Jajak pendapat terakhir menunjukkan keunggulan Obama atas Romney naik di dua negara bagian penting: Ohio dan Florida (foto: dok).

Sebuah jajak pendapat publik yang dirilis Rabu menunjukkan Presiden Obama mendapatkan dukungan lebih dari 50 persen di kedua negara bagian penting dalam pilpres AS itu.

Presiden Amerika Barack Obama telah menambah keunggulannya atas penantangnya dari Partai Republik – Mitt Romney – di negara bagian Florida dan Ohio, dua negara bagian yang paling penting dalam pemilu presiden tahun ini.

Sebuah jajak pendapat yang dirilis hari Rabu menunjukkan Presiden Obama memiliki dukungan lebih dari 50 persen di kedua negara bagian itu. Florida dan Ohio adalah bagian dari kelompok yang disebut “swing states” yang diperkirakan akan menentukan hasil pemilu presiden 6 November nanti.

Presiden Obama memimpin dengan 53 persen banding 44 persen di Florida dan 53 persen banding 43 persen di Ohio.

Jajak pendapat Universitas Quinnipiac, CBS News dan New York Times juga mendapati Presiden Obama mempertahankan keunggulannya dua digit-nya di negara bagian yang masih menentukan pilihan atau “swing states” ketiga – Pennsylvania – dengan meraih 54 persen banding 42 persen untuk Mitt Romney.

Peter Brown – Wakil Direktur Institut Jajak Pendapat Universitas Quinnipiac mengatakan angka itu menunjukkan apa yang digambarkannya sebagai “pekan yang buruk di media” untuk Mitt Romney. Peter Brown menambahkan “kehebohan tentang pernyataan Mitt Romney soal 47 persen” hampir dipastikan menjadi “faktor utama” keunggulan signifikan Presiden Obama di tiga negara bagian itu.

Mitt Romney menghadapi kritik tajam setelah sebuah video yang direkam secara rahasia muncul pekan lalu, menunjukkan Mitt Romney yang sedang memberitahu para donatur bahwa 47 persen warga Amerika – yang katanya akan memilih untuk Obama “apapun alasannya” – yakin bahwa mereka akan “korban” yang berhak memperoleh dukungan pemerintah.
XS
SM
MD
LG