Tautan-tautan Akses

Obama Minta Tiongkok Bebaskan Pemenang Nobel Liu Xiaobo


Presiden AS Barack Obama, pemenang hadiah Nobel Perdamaian tahun 2009.

Presiden AS Barack Obama, pemenang hadiah Nobel Perdamaian tahun 2009.

Presiden Obama mengatakan hadiah itu mengingatkan kita bahwa reformasi politik Tiongkok ketinggalan dari pertumbuhan ekonominya.

Presiden Amerika Barack Obama meminta kepada pemerintah Tiongkok agar membebaskan aktivis HAM Liu Xiaobo, yang hari Jumat dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2010.

Komite Nobel, dalam mengajukan Liu, menyebut “perjuangannya tanpa kekerasan dan lama untuk hak azasi manusia di Tiongkok.”

Liu dijatuhi hukuman 11 tahun penjara bulan Desember lalu atas tuduhan subversi dan atas keterlibatannya dalam pencetusan manifesto tahun 2008 yang menyerukan reformasi politik di Tiongkok.

Obama, penerima hadiah Nobel perdamaian secara diluar dugaan tahun lalu, mengatakan dalam pernyataan Gedung Putih bahwa Liu telah “mengorbankan kebebasannya demi keyakinannya.”

Ia mengatakan hadiah itu mengingatkan kita bahwa reformasi politik Tiongkok ketinggalan dari pertumbuhan ekonominya. Dan ia menyerukan pembebasan Liu secepat mungkin.

Tiongkok menyebut pemilihan Liu “menghina hadiah perdamaian itu.” Pernyataan kementerian luar negeri menyebut Liu yang berusia 54 tahun itu sebagai “seorang penjahat” yang melanggar undang-undang Tiongkok. Kementerian itu memanggil Dutabesar Norwegia di Tiongkok untuk menyampaikan protes.

XS
SM
MD
LG