Tautan-tautan Akses

Obama: Larangan Tentara AS Mengaku Gay akan Dicabut


Pasukan AS yang tengah bertugas di provinsi Kandahar, Afghanistan selatan.

Pasukan AS yang tengah bertugas di provinsi Kandahar, Afghanistan selatan.

Menhan AS Robert Gates mengatakan mengizinkan kaum gay mengaku terbuka dalam militer AS dapat menimbulkan dampak besar bagi pasukan AS.

Presiden Barack Obama mengatakan larangan terhadap tentara Amerika yang secara terbuka mengaku homoseksual atau gay akan dicabut, pada masa pemerintahannya.

Obama mengatakan dalam pertemuan langsung dengan masyarakat melalui televisi hari Kamis bahwa orang tidak harus berbohong mengenai dirinya untuk dapat bertugas dalam angkatan bersenjata.

Tetapi, ia mengatakan ia tidak dapat mencabut larangan itu hanya dengan membubuhkan tanda-tangan, dan mengatakan itu harus dilakukan dengan cara yang tertib dan bahwa hukum tidak boleh diremehkan.

Kejaksaan Agung Amerika meminta kepada hakim federal hari Kamis agar menangguhkan keputusannya yang mengizinkan kaum gay bertugas secara terbuka dalam militer sementara Kejaksaan Agung mengajukan banding atas keputusan hakim tersebut.

Hakim federal Amerika Virginia Philips memutuskan pekan ini bahwa kebijakan yang dinamakan “jangan tanya, jangan beritahu” itu tidak sesuai dengan undang-undang dasar dan bahwa Pentagon harus menghentikan pelaksanaannya.

Menteri Pertahanan Robert Gates telah mengatakan mengizinkan kaum gay mengaku secara terbuka dalam angkatan bersenjata dapat menimbulkan akibat yang sangat besar terhadap pasukan Amerika. Ia mengatakan perubahan kebijakan itu mengharuskan persiapan yang berhati-hati.

XS
SM
MD
LG