Tautan-tautan Akses

Obama: Khartoum Harus Hentikan Intimidasi di Sudan Selatan


Presiden AS, Barack Obama memperingatkan para pemimpin Sudan

Presiden AS, Barack Obama memperingatkan para pemimpin Sudan

Obama mengatakan para pemimpin Sudan Utara dan Selatan harus memenuhi tanggung jawab dan sepakat untuk mengakhiri kekerasan.

Presiden Amerika Barack Obama meminta kepada pemerintah Sudan agar menghentikan kampanye intimidasi di daerah perbatasan selatan negara itu, kalau tidak, akan dikucilkan oleh masyarakat internasional.

Dalam pernyataan lisan, Obama mengatakan pemerintah Sudan harus segera menghentikan tindakan militernya di Sudan selatan termasuk pemboman dari udara dan memaksa pengungsian kaum sipil.

Obama mengambil langkah yang tidak biasa dengan merekam pidato hari Selasa yang ditujukan kepada para pemimpin Sudan, segera setelah kembali dari kunjungan ke teritori Amerika, Puerto Rico. Ia mengatakan para pemimpin Sudan Utara dan Selatan harus memenuhi tanggung jawab mereka dan sepakat untuk mengakhiri kekerasan.

Obama mengatakan kalau para pemimpin Sudan memenuhi kewajiban mereka dan memilih perdamaian, Amerika Serikat akan mengambil langkah yang telah dijanjikannya untuk menormalisasi hubungan antara kedua negara.

Namun, ia mengatakan kalau para pemimpin Sudan tidak mengindahkan kewajiban mereka, mereka akan menghadapi tekanan dan pengucilan dan akan dianggap bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Presiden Amerika itu mengatakan Amerika Serikat sangat prihatin oleh krisis yang sedang mulai di Sudan selatan, termasuk pertempuran di negara bagian Kordofan di selatan dan serangan terhadap kaum sipil.

Pasukan Sudan Utara telah bertempur melawan milisi yang bersekutu dengan selatan selama lebih seminggu di negara bagian Kordofan di selatan. PBB mengatakan pesawat-pesawat tempur utara menjatuhkan 11 bom di daerah itu hari Selasa.

Tentara utara juga pekan lalu merebut daerah tetangganya Abyei, yang juga terletak di perbatasan utara-selatan. Baik Sudan utara maupun selatan mengklaim Abyei. Sengketa itu telah menimbulkan kekhawatiran akan berlanjutnya lagi perang di Sudan sementara selatan bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan tanggal 9 Juli.

XS
SM
MD
LG