Tautan-tautan Akses

AS

Obama Jatuhkan Sanksi Rusia atas Dugaan Peretasan Pemilu


Presiden Barack Obama memberikan keterangan mengenai pelaksanaan Pemilihan Presiden, 9 November 2016 di Taman Bunga Mawar (Rose Garden), Gedung Putih, Washington DC. (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

Presiden Barack Obama memberikan keterangan mengenai pelaksanaan Pemilihan Presiden, 9 November 2016 di Taman Bunga Mawar (Rose Garden), Gedung Putih, Washington DC. (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

Sanksi-sanksi itu mencakup pengusiran 35 agen intelijen Rusia dari AS dalam waktu 72 jam dan hukuman terhadap dua badan intelijen utama Rusia. Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam sanksi-sanksi itu.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah menjatuhkan sanksi-sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan peretasan dan campur tangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat bulan November.

Presiden menyebut langkah itu “perlu dan pantas untuk merespon berbagai upaya yang merugikan kepentingan AS dan melanggar norma-norma internasional.”

Pemerintahan Obama ingin menerapkan sanksi-sanksi itu sebelum presiden meninggalkan jabatannya tanggal 20 Januari.

Sanksi-sanksi itu mencakup pengusiran 35 agen intelijen Rusia dari AS dalam waktu 72 jam dan hukuman terhadap dua badan intelijen utama Rusia. Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam sanksi-sanksi itu.

Meskipun apabila sanksi-sanksi baru itu diterapkan, masih belum jelas apakah sanksi-sanksi itu akan dipertahankan oleh presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump setelah dia menjabat bulan depan. (vm/isa)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG